Terapi Stem Cell Bantu Peremajaan hingga Pemulihan Cedera? Ini Kata Dokter
Dengan kemampuannya memperbaiki jaringan, stem cell memberikan alternatif terapi yang lebih minimal invasif dibandingkan pembedahan besar pada kasus tertentu.
"Stem cell dan turunannya memiliki efek regenerasi dan menstimulasi pemulihan sel-sel tubuh yang sakit. Aplikasinya luas, mulai dari regenerasi tendon, tulang rawan sendi (misalnya pada lutut), ligamen, meniskus, rotator cuff, hingga diskus tulang belakang yang mengalami cedera maupun robek," kata dr Aulia.
Pemanfaatan stem cell di bidang orthopedi dan traumatologi juga telah memiliki standar pelayanan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan, sehingga dapat dilakukan secara aman, efektif, dan terukur bagi masyarakat.
Meski menawarkan berbagai potensi manfaat, para ahli mengingatkan bahwa terapi stem cell bukanlah prosedur yang dapat dilakukan sembarangan. Setiap pasien harus melalui pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan kondisi kesehatannya sesuai dengan indikasi terapi yang diberikan.
Selain seleksi pasien yang ketat, keamanan juga ditentukan oleh kualitas produk stem cell yang digunakan serta kompetensi tenaga medis yang menangani prosedur tersebut.