Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Aktor Gary Iskak di Bintaro
Advertisement . Scroll to see content

Viral Anggur Shine Muscat Dikabarkan Mengandung Zat Berbahaya, Begini Kronologi dan Hasil Laboratorium

Selasa, 29 Oktober 2024 - 09:39:00 WIB
Viral Anggur Shine Muscat Dikabarkan Mengandung Zat Berbahaya, Begini Kronologi dan Hasil Laboratorium
Anggur shine muscat dikabarkan mengandung zat berbahaya. (Foto: Thai PBS World)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Anggur shine muscat yang viral di media sosial ternyata sedang jadi sorotan beberapa negara, termasuk Thailand dan Malaysia. Anggur tersebut diduga mengandung zat berbahaya.

Berdasarkan hasil pengujian laboratorium yang diberitakan Nation Thailand, 23 dari 24 sampel anggur shine muscat yang dijual di Bangkok dan sekitarnya mengandung residu pestisida yang melebihi batas aman.

Hasil temuan ini diumumkan oleh Thai-PAN (Pesticide Alert Network), bekerja sama dengan Majalah Chalard Sue (Smart Buy), Yayasan Konsumen, dan Badan Pengawas Obat dan Makanan Thailand.

Kronologi Temuan Anggur Shine Muscat Mengandung Zat Berbahaya

Laporan awal kasus ini datang dari seorang warga yang khawatir anggur shine muscat yang dia beli mengandung residu beracun. Dia melaporkan kekhawatiran itu ke Majalah Chalard Sue, dan sejak itu pengujian dimulai.

Pihak majalah mengirimkan sampel anggur shine muscat ke Thai-PAN untuk mengetahui ada atau tidaknya residu pestisida di varian anggur tersebut.

Informasi anggur shine muscat
Informasi anggur shine muscat di Thailand. (Foto: Nation Thailand)

Sebanyak 24 sampel terkumpul dari 15 lokasi penjualan berbeda di Bangkok dan sekitarnya. Pengambilan sampel dilakukan mulai dari 2 hingga 3 Oktober 2024.

Sampel-sampel itu kemudian dikirim ke Laboratorium BVAQ yang terakreditasi berdasarkan ISO 17025. Tujuan utama pengujian mengetahui ada atau tidaknya residu pestisida.

Seperti apa hasil uji laboratoriumnya? Simak berita ini sampai selesai. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut