Virus Corona di Indonesia Berakhir Mei? Ini Penjelasan Penting dari Pakar

Antara ยท Jumat, 03 April 2020 - 15:01 WIB
Virus Corona di Indonesia Berakhir Mei? Ini Penjelasan Penting dari Pakar

Masker wajib dipakai saat kondisi tubuh tidak sehat agar tidak terpapar virus corona. (Foto: Ilustrasi AFP)

JAKARTA, iNews.id – Kasus virus corona baru (Covid-19) di Indonesia masih bertambah. Data per Kamis (2/4/2020), pasien positif terinfeksi virus corona mencapai 1.790 orang. Lantas, kapan virus corona berakhir?

Ahli kesehatan masyarakat Prof. Hasbullah Thabrany memprediksi penyebaran virus corona baru akan berakhir pada Mei di Indonesia. Syaratnya, masyarakat harus disiplin melakukan jaga jarak fisik dan sosial.

Sebaliknya jika masyarakat tak mengikuti anjuran tersebut, maka masa pandemi virus corona di Indonesia diprediksi lebih panjang, lebih dari empat bulan mendatang.

"Tidak kontak face to face, ada teknologi modern kita bisa ketemu. Jangan sampai orang lain menjadi korban kalau kita egois," kata Prof. Hasbullah Thabrany  dalam bedah fakta dan mitos seputar virus corona bersama Facebook secara streaming di Jakarta, Jumat (3/4/2020).

Di sisi lain, anjuran menjaga hygiene diri seperti mencuci tangan menggunakan air dan sabun lalu mengeringkannya, tidak menyentuh area wajah seperti hidung dan mulut, serta memastikan tangan berada dalam kondisi bersih juga perlu diterapkan.

Hal lain yang tak boleh diabaikan, menjaga daya tahan tubuh yakni melalui konsumsi makanan bergizi seimbang, rajin beraktivitas fisik, istirahat yang cukup.

Kemudian mengenai penggunaan masker, dokter spesialis paru RSUP Persahabatan, Erlina Burhan menyatakan orang sehat sebaiknya bisa memakai masker kain. Masker ini bisa dicuci dan dapat digunakan sebagai bagian proteksi diri dari ancaman Covid-19.

Kasus Covid-19 di Indonesia pertama kali ditemukan pada 2 Maret 2020. Sejak saat itu, angka kasusnya terus bertambah dan data per Kamis (2/4/2020) mencapai 1.790 orang yang positif virus corona.

Editor : Tuty Ocktaviany