Waspada, Anak yang Kecanduan Ponsel Rentan Kena Obesitas hingga Kanker

Okezone.com ยท Jumat, 09 November 2018 - 08:36 WIB
Waspada, Anak yang Kecanduan Ponsel Rentan Kena Obesitas hingga Kanker

Anak kecanduan ponsel. (Foto: Indiatimes)

JAKARTA, iNews.id – Jangan anggap sepele jika sang buah hati Anda sudah kecanduan ponsel. Ternyata, dampaknya bisa sampai kena kanker.

Bahaya ponsel pintar pada anak-anak semakin jelas terlihat. Meski tidak dipungkiri, manfaat dan perkembangan zaman tidak bisa dielakkan untuk kemudian menghentikan kebiasaan ini.

Penggunaan ponsel yang cerdas menjadi kunci utama dari masalah ini. Peringatan para ahli terkait dampak bahaya dari kecanduan ponsel bagi anak-anak pun harus menjadi perhatian semua orangtua untuk kemudian mempertimbangkan kembali pemberian ponsel untuk si kecil.

Bicara mengenai dampak ponsel, kita tahu bersama bahwa salah satu dampak yang mengkhawatirkan adalah risiko obesitas. Hal ini berkaitan dengan menjadi pasifnya si anak karena terlalu "anteng" bersama teman digitalnya.

Seperti yang diterangkan hasil penelitian yang dikutip dari Daily Mail, Jumat (9/11/2018), di mana dijelaskan bahwa kecanduan ponsel memiliki dampak langsung pada berat badan berlebih. Kondisi ini pun memicu masalah kanker seperti payudara, usus besar, ginjal, hati, serviks, pankreas, dan prostat.

Selain itu, kecanduan ponsel juga menyebabkan peningkatan masalah mata pada anak-anak. Berdasarkan data, jumlah anak-anak dengan mata rabun meningkat dua kali lipat sejak 50 tahun terakhir.

Para peneliti mengatakan, temuan ini diharapkan bisa menjadi perhatian khusus pada produsen makanan cepat saji yang kerap menampilkan iklan di ponsel. Hal ini mengkhawatirkan karena memperburuk kondisi anak-anak yang sangat malas bergerak dan malah memilih makan makanan yang tidak sehat.

"Laporan ini menyoroti pentingnya bertindak lebih awal untuk membantu mencegah kanker," kata Sophia Lowes dari Cancer Research UK kepada The Telegraph. Sophia melanjutkan, anak-anak obesitas lima kali lebih mungkin mengalami obesitas saat dewasa. Ini yang kemudian meningkatkan risiko masalah serius, bahkan mematikan pada anak-anak di kemudian hari karena candu ponsel pintar. Demikian dimuat Okezone.com.


Editor : Tuty Ocktaviany