Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kurang Tidur Bikin Umur Pendek, Mitos atau Fakta
Advertisement . Scroll to see content

Waspada, Kurang Tidur Berbahaya bagi Jantung Anda

Rabu, 05 Mei 2021 - 22:00:00 WIB
Waspada, Kurang Tidur Berbahaya bagi Jantung Anda
Kurang tidur berakibat fatal pada kesehatan tubuh Anda. (Foto: dok iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kebutuhan terpenting manusia setelah kebutuhan makan dan bernapas, adalah kebutuhan tidur yang cukup. Waspadalah jika Anda kurang tidur dapat menimbulkan berbagai dampak buruk bagi kesehatan. Satu di antaranya adalah merusak sistem kerja jantung Anda, 
 
Aktivitas tidur sebenarnya memiliki peran yang maha penting bagi tubuh. Pada saat tidur, tubuh akan memperbaiki diri, baik kondisi fisik maupun mental, sehingga kita merasa segar dan berenergi saat bangun pagi, serta siap menjalani aktivitas sepanjang hari. Selain itu, tidur juga ikut membantu proses tumbuh kembang, terutama  pada anak dan remaja, karena pada saat tidurlah hormon pertumbuhan diproduksi.
 
Lalu apa yang terjadi jika Anda kurang tidur? Dikutip dari berbagai sumber, Rabu (5/5/2021) sedikitnya ada lima bahaya yang membayangi saat Anda kurang tidur: 
 
Penurunan fungsi sistem kekebalan tubuh
Seperti yang kita tahu, sistem kekebalan tubuh sangat penting untuk penyembuhan luka atau melawan penyakit. Saat seseorang kurang tidur, sistem kekebalan tubuh menjadi tidak berfungsi baik. Kurang tidur dapat menghambat pertahanan alami tubuh terhadap infeksi. Orang yang kurang tidur tiga kali lebih rentan terkena flu. Para peneliti juga menemukan bahwa gangguan tidur mengurangi kemampuan sel dalam melawan inflamasi atau peradangan. Kondisi ini juga membuat kondisi seperti asma, radang sendi, hingga penyakit kardiovaskular makin sulit di atasi.
 
Penuaan kulit
Menurut sebuah penelitian dari University of Wisconsin, kualitas tidur yang buruk sangat berkorelasi dengan masalah kulit kronis. Penelitian ini menemukan kekurangan tidur menyebabkan tanda penuaan kulit yang lebih awal. Tak hanya itu, ketika ada kerusakan kulit, kurang tidur membuat proses penyembuhan makin lama.
 


Memperburuk ingatan
Bahaya kurang tidur tidak hanya mengintai orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Kurang tidur bisa menurunkan ingatan mereka. Hasilnya, mereka akan lebih sulit menerima pelajaran ketika di sekolah. Hal yang sama juga berlaku pada orang dewasa. Gangguan tidur untuk waktu yang lama bisa menyebabkan perubahan struktural otak yang berhubungan dengan memori jangka panjang. Lebih jauh lagi, kurang tidur terkait dengan penyakit Alzheimer. Beberapa penelitian menemukan, tidur bisa membantu membersihkan otak dari protein beta-amyloid yang berhubungan dengan penyakit itu.
 
Peningkatan risiko penyakit jantung
Selain meningkatkan sistem kekebalan tubuh, kurang tidur juga dapat memberikan efek berupa peningkatan risiko terhadap beberapa penyakit, salah satunya penyakit jantung. Kurang tidur menyebabkan pembentukan sitokin inflamasi, yang memainkan peran penting dalam perkembangan gangguan kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah di sekitarnya). Sitokin inflamasi dapat menyebabkan peradangan. Nah, peradangan inilah yang bisa menyerang berbagai organ dan jaringan di tubuh, termasuk pembuluh darah di sekitar jantung.
 
Risiko diabetes
Beberapa penelitian pada orang dewasa telah menemukan hubungan yang kuat antara tidur yang cukup dan risiko terkena diabetes. Para peneliti menyebut, tidur lebih banyak dapat membantu mengurangi risiko diabetes. Ini mungkin karena tidur berhubungan dengan metabolisme tubuh. Kurang tidur pada gilirannya meningkatkan risiko resistensi insulin atau kerap disebut pra-diabetes.
 
 
 
 

Editor: Elvira Anna

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut