Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemakaian Bensin Cuma 10 Persen dari Mobil Biasa, Seberapa Irit Chery Tiggo 8 CSH saat Mudik?
Advertisement . Scroll to see content

Waspada Stroke Ringan saat Mudik Lebaran, Ini Penyebab dan Gejalanya

Kamis, 19 Maret 2026 - 11:42:00 WIB
Waspada Stroke Ringan saat Mudik Lebaran, Ini Penyebab dan Gejalanya
Kelelahan saat mudik sangat berbahaya bagi kesehatan. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Tradisi mudik Lebaran yang melibatkan mobilitas jutaan orang setiap tahunnya ternyata menyimpan risiko kesehatan serius, salah satunya potensi stroke ringan yang kerap luput dari perhatian.

Epidemiolog Griffith University Australia dr Dicky Budiman mengingatkan bahwa momen mudik merupakan 'perfect storm' dari berbagai faktor risiko kesehatan, jika tidak diantisipasi dengan baik.

Menurutnya, lonjakan mobilitas, kepadatan ekstrem di transportasi dan rest area, serta perubahan pola hidup selama perjalanan menciptakan kondisi ideal bagi meningkatnya berbagai gangguan kesehatan, termasuk kejadian kardiovaskular tersembunyi.

"Yang sering luput adalah silent cardiovascular event, seperti serangan jantung ringan atau stroke ringan. Gejalanya sering dianggap sepele, sehingga tidak ditangani cepat," ujarnya saat dihubungi iNews.id, Kamis (19/3/2026).

Kombinasi Pemicu Stroke saat Mudik

Dokter Dicky menjelaskan, risiko stroke ringan selama mudik meningkat akibat kombinasi beberapa faktor yang terjadi bersamaan, seperti:

- Dehidrasi akibat kurang minum selama perjalanan

- Kurang tidur karena perjalanan panjang

- Stres fisik dan mental

- Konsumsi makanan tinggi garam dan lemak

- Terlambat atau terlewat minum obat bagi penderita penyakit kronis

Kondisi tersebut dapat memicu gangguan aliran darah ke otak, yang menjadi penyebab utama stroke, meskipun dalam bentuk ringan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut