Waspada! Ternyata, Minum Air yang Terkontaminasi Bisa Potensi Sebabkan Gagal Ginjal
JAKARTA, iNews.id - Minum air yang cukup, tentu sangat penting bagi kesehatan. Namun, tidak hanya kuantitas yang diperlukan, melainkan juga kualitas air minum juga perlu dijaga.
Sebab, ternyata minum air yang terkontaminasi bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Salah satunya, gagal ginjal.
Hal itu diungkapkan Dokter Umum dr M Alfi Auliya Rachman. Dia mengatakan, terjadinya gagal ginjal bisa berkorelasi dengan mengonsumsi air yang sudah terkontaminasi, seperti tinja, sampah, deterjen hingga limbah pabrik, sehingga membuat kerja ginjal sebagai penyaring cairan akan rusak.
"Tidak hanya salah satu bahan komponen yang ada di dalam obat sirup, tapi korelasinya dengan air yang tercemar itu bisa," katanya saat live Instagram bersama Okezone, Rabu (26/10/2022).
5 Artis Dianggap Terlalu Mesra dengan Pasangan, Nomor 4 Tak Malu Pelukan dan Ciuman Bibir di Depan Umum
Dokter Alfi mengungkapkan, ginjal berfungsi untuk memfiltrasi, menyaring semua komponen-komponen dari yang dikonsumsi. Baik, makanan atau minuman, keduanya akan disaring dan akhirnya dikeluarkan berbentuk cairan yakni air seni.
Apabila ginjal terus memfiltrasi air yang sudah tercemar, maka akan terjadi penumpukan zat-zat berbahaya di ginjal. Bahkan, hal ini bisa menyebabkan gagal ginjal akut atau kronis.
Deretan Artis Indonesia Tutup Usia karena Penyakit Kanker, Nomor 5 Perjuangan Hidupnya Diabadikan Menjadi Film
"Gejalanya itu bisa dari sakit pinggang, buang air kecilnya tidak lancar, kemudian nyeri perut hebat sampai demam," ujar dia.
Sementara, yang dikhawatirkan saat ini adalah masyarakat menengah ke bawah. Sebagaimana diketahui, rata-rata dari mereka mengalami kesulitan air bersih. Jadi, sumber air yang ada digunakan untuk sehari-hari, tanpa tahu apakah itu layak atau tidak.
5 Asisten Artis yang Cantik, Nomor 3 Bergaya Hidup Mewah dan Punya Ratusan Ribu Followers di Instagram
Lebih lanjut, dampak kesehatan air yang sudah terkontaminasi seperti tinja, akan berakibat menimbulkan berbagai penyakit. Misalnya, penyakit dan kelainan kulit, saat air tersebut digunakan mandi.
"Sistem pencernaan bisa terganggu, sistem pernapasan bisa terganggu, jadi dampak kesehatannya itu besar sekali," katanya.
Editor: Siska Permata Sari