18 Tahun Berkarya, Radja: Hidup Kita di Musik
JAKARTA, iNews.id - Perubahan dalam industri musik tak membuat grup band Radja goyah dalam melangkah. 18 tahun mereka terus memberikan karya yang terbaik untuk penggemarnya.
Bagi Radja, menjadi musisi adalah terus menciptakan karya. Musik adalah bagian dari hidup yang harus dipertahankan.
"Karena hidup kita di musik. Ini sebuah profesi atau pekerjaan. Tidak bekerja tidak dapat uang, tidak dapat uang, tidak bisa melanjutkan kehidupan. Tidak ada kehidupan masuklah ke dalam liang kubur," ujar Ian Kasela saat dijumpai di kawasan Cibubur, Jakarta, Rabu (31/7/2019).
Personel Radja bersyukur bahwa mereka menggeluti pekerjaan yang berawal dari hobi. Hal ini yang membuat mereka senang dalam menciptakan karya tanpa ada rasa terpaksa.
Meski terkadang ada rasa terpaksa untuk mendorong kreativitas dalam pembuatan lagu, namun bagi Radja ini sebuah keharusan agar tetap menghasilkan lagu yang terbaik.
"Ya kita di sisi lain bersyukur menggeluti profesi yang berangkat dari hobi. Sejeleknya mood, kita tetap bekerja di dalam hobi kita. Kan ada orang yang bekerja karena terpaksa, nah kita memang iya terpaksa untuk mempertahankankan kehidupan, tapi di sisi lain ini hobi dan kita enjoy. Jadi itu yang membuat harus berkarya di entertaint," ujarnya.
Sebagai band, Radja kenyang dengan pasang surut yang mereka hadapi. Namun mereka tetap berjalan tegak dan beradaptasi dengan jaman agar bisa melalui fase itu.
"Namanya siklus lah ya, suka tidak suka pahit manis, maju mundur kita lalui saja. Dan jujur kita saat ini juga lagi melalui fase itu dan tetap kembali berkarya dan melanjutkan tanggung jawab kita," ujarnya.
Editor: Adhityo Fajar