7 Fakta Chrisye, Penyanyi Legendaris yang Karyanya Tak Lekang Waktu

Fajar Adityo Nugroho ยท Senin, 16 September 2019 - 12:45 WIB
7 Fakta Chrisye, Penyanyi Legendaris yang Karyanya Tak Lekang Waktu

Karya Chrisye selalu dikenang dan tak lekang oleh waktu. (Foto: Instagram).

JAKARTA, iNews.id - 16 September merupakan tanggal kelahiran penyanyi legendaris, almarhum Chrisye. Hingga Google pun memberikan tribute dengan menjadikannya simbol di Google Doodle hari ini.

Chrisye merupakan salah satu penyanyi pop besar Tanah Air yang memiliki single-single terbaik tak lekang oleh waktu. Selama bersolo karier tercatat merilis 31 album yang semuanya meledak dari kurun waktu 1970 sampai 2000-an.

Seperti apa kehidupan dan perjalanan karier Chrisye, berikut fakta-fakta yang iNews.id susun.

1. Berhenti Kuliah Demi Karier di New York

Kecintaan Chrisye akan musik dimulai saat masih muda. Berawal dari band bersama kakaknya, dia pun bergabung di Sabda Nada yang kemudian berganti nama menjadi Gipsy.

Bersama band tersebut, dia berangkat ke New York untuk tampil di sana pada tahun 1973. Jadwal yang padat membuat dia memutuskan untuk keluar dari Akademi Pariwisata Trisakti. Meski ditentang oleh ayahnya, namun akhirnya Chrisye mendapat restu untuk pergi ke Amerika. Tak hanya bersama Sabda Nada, Chrisye juga kembali ke New York bersama band lain, The Pro's untuk tampil di sana.

2. Lilin-Lilin Kecil Jadi Pembuka Karier

Sekembali ke Indonesia, pada 1976 dia bekerja sama dengan Gipsy dan Guruh Soekarnoputra untuk merekam album indie Guruh Gipsy. Setelah keberhasilan Guruh Gipsy, pada tahun 1977 Chrisye menghasilkan dua karya yang melambungkan namanya di ranah musik Indonesia.

Dia menghasilkan karya terbaik Lilin-Lilin Kecil serta album Badai Pasti Berlalu. Chrisye pun direkrut Musica dan merilis debut album solo, Sabda Alam (1978).

3. Gaya Panggung dan Suara yang Khas

Berbeda dengan penyanyi lainnya, Chrisye lebih suka menonjolkan suara daripada bergaya. Dia dikenal memiliki suara halus serta gaya panggung yang kaku.

Chrisye memiliki suara yang unik dan bisa menyatu dengan berbagai jenis musik. Erwin Gutawa membandingkan suara Chrisye dengan sehelai kertas kosong, yang dapat diterapkan untuk apa saja.

4. Ayah Sebagai Role Model

Ayah Chrisye bekerja di pemerintahan DKI Jakarta dan selalu mengharapkan anaknya menjadi orang yang sukses. Namun keinginan Chrisye di bidang musik sangat besar, membuatnya ikhlas karena merasa ini sudah jalan yang ditentukan oleh Tuhan. Dia bahkan mengizinkan Chrisye berhenti kuliah demi karier musik.

Chrisye sendiri sangat patuh dengan orang tua dan menjadikan role model dalam hidupnya. Pengaruh sang ayah sangat besar dalam kehidupan Chrisye, termasuk saat akan berkeluarga hingga keluar rumah untuk bermusik.

5. Tidak Bisa Baca Not Musik

Chrisye belajar musik secara otodidak dari mendengarkan lagu di radio atau memutar piringan hitam milik ayahnya. Bersama kakaknya Joris dia pun mengulik semua lagu, sehingga akibatnya dia tak bisa membaca not musik.

6. Sosok Sederhana dan Kebapakan

Memiliki kesuksesan yang besar tak membuat Chrisye bergaya hidup mewah. Chrisye adalah penyanyi sederhana baik dari gaya hidup atau pakaian. Bahkan dia sering terlihat makan di warung tenda sampai setelah menikah.

Chrisye juga penyayang keluarga dan selalu mencurahkan waktu bersama anak dan istrinya di sela kesibukan. kadang-kadang Chrisye tidak dapat menghabiskan waktunya bersama mereka karena terlalu sibuk memanggung atau merekam album, namun, dia berusaha untuk mencuri waktu, bahkan menjemput anak-anak dari sekolah.

7. Meninggal Karena Kanker

Chrisye merupakan perokok berat dan kebiasaan buruknya ini membuat dia mengidap kanker paru-paru. Sempat menjalani kemoterapi enam kali, namun ada Februari 2007 kondisinya kembali menurun.

Chrisye meninggal pada 30 Maret 2007 pada pukul 4.08 WIB di rumahnya Cipete, Jakarta Selatan. Dia dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan.


Editor : Adhityo Fajar

TAG : chrisye