8 Tahun Berkarya Bersama, NOAH Sebut Kepergian Uki yang Paling Berat

Rizqa Leony Putri ยท Rabu, 16 September 2020 - 12:04 WIB
8 Tahun Berkarya Bersama, NOAH Sebut Kepergian Uki yang Paling Berat

NOAH menginjak usia delapan tahun. (Foto: YouTube)

JAKARTA, iNews.id - Perjalanan grup musik NOAH ternyata telah menginjak usia kedelapan tahun. Dalam perjalanannya, grup musik yang digawangi Ariel, Lukman, dan David ini telah berkali-kali berganti personel.

Jika dihitung dari perjalanan Ariel dan Lukman sejak tergabung dalam grup musik Peterpan sejak 2000 silam, maka keduanya telah genap berkarya selama 20 tahun. Sementara David telah menjadi additional player mulai 2006 sebelum akhirnya resmi bergabung pada 2008.

Hal itu diungkapkan ketiganya kala berbincang dengan Si Raja Kuis Indonesia, Helmy Yahya. Momen tersebut terlihat dalam sebuah video yang diunggah pada kanal YouTube Helmy Yahya Bicara.

"Lukman sama Ariel bermusik serius itu 20 tahun ya? Anggotanya datang dan pergi. Riel, kalau dari sekian banyak itu kepergian siapa yang paling membuat syok?" kata Helmy Yahya seperti dikutip iNews.id pada Rabu (16/9/2020).

Ariel pun mengungkapkan bahwa sosok itu adalah Uki yang tak lain telah dikenalnya sejak duduk di bangku SMP. Ariel bahkan menggambarkan kedekatan keduanya bak dua bocah yang memimpikan ingin pergi ke suatu tempat bersama.

"Kalau buat aku pribadi itu Uki sih, karena kenalnya dari SMP. Kalau di film-film itu kayak anak kecil gitu berdua  yang, "Ah ntar kita kalau ke Amerika kita ke patung Liberty ya'," kata Ariel.

Dirinya mengaku kerap merasa kehilangan kala pergi ke suatu tempat yang diimpikannya bersama Uki tersebut. Sebab, Ariel akan teringat sosok Uki yang seharusnya berada di tempat yang sama dengan dirinya.

"Terus kayak sekarang gitu misalnya nanti sampai ke Amerika mau ke patung Liberty kan pasti, 'Harusnya kan sama sama si ini (Uki) ya' sama-sama memimpikan itu dan sekarang orangnya enggak ada," ujar Ariel.

"Kayak 'ah', jadi agak berat aja. Kayak ada yang hilang aja," katanya.

Perihal hengkangnya Uki dari grup yang telah membesarkan namanya tersebut, Ariel tak banyak bicara. Menurut Ariel, temannya itu hanya ingin menjalani kehidupan yang lain.

"Kalau disimpulkan mungkin dia pengen menjalani kehidupan yang lain. Mungkin sudah puas kali jadi pemusik. Mungkin, ya," ujar Ariel.

Sementara itu, Lukman dan David pun turut merasakan kehilangan yang sama. Sebab, keduanya telah terbiasa dengan pembagian jobdesk yang diterapkan pada grup musiknya tersebut.

"Memang Uki saat itu diperlukan banget. Kalau kita manggung itu, Uki selalu nge-mix dulu, soundcheck, sebelum diserahin sama engineer kita," kata Lukman.

"Kita terbiasa dengan pembagian jobdesk," ujar David.

Hengkangnya Uki cukup membuat keduanya merasa kehilangan sosok yang serba bisa tersebut. Bahkan, kehilangan tersebut turut dirasakan kala NOAH merilis karya terbarunya tanpa kehadiran Uki.

"Kita mixing pun gitu, begitu launching kita butuh Uki, Uki enggak ada," kata Lukman.

Editor : Tuty Ocktaviany