Benny Likumahuwa Meninggal, Indra Aziz: Beliau Pahlawan Musik Indonesia

Siska Permata Sari ยท Selasa, 09 Juni 2020 - 14:28 WIB
Benny Likumahuwa Meninggal, Indra Aziz: Beliau Pahlawan Musik Indonesia

Benny Likumahuwa meninggal dunia. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Indonesia kembali kehilangan salah satu musisi terbaiknya. Benny Likumahuwa, pemusik jazz senior, meninggal dunia pada Selasa (9/6/2020). Sempat beredar di WhatsApp, kabar duka tersebut akhirnya dikonfirmasi oleh pengamat musik Adib Hidayat.

Melalui media sosial Twitternya, Adib mengumumkan kabar duka tersebut. “Berita duka. Benny Likumahuwa, anggota band The Rollies, ayah dari @BarryLikumahuwa meninggal dunia Selasa, 9 Juni 2020 pukul 08.30. Konfirmasi saya dapatkan dari rekan satu band, Oetje F Tekol dan @dirasugandi,” tulisnya.

Kepergian Benny Likumahuwa menyisakan duka bagi keluarga dan sesama musisi Tanah Air. Salah satunya pelatih vokal Indra Aziz, yang mengatakan bahwa Benny adalah pahlawan musik Indonesia.

“Turut berduka cita atas berpulangnya Om Benny Likumahuwa, beliau adalah pahlawan musik Indonesia, yang juga pioneer musik jazz di tanah air,” tulis Indra Aziz, seperti dikutip dari Twitternya, Selasa (9/6/2020).

Dia mengungkapkan bahwa ayah dari Barry Likumahuwa ini adalah mentor bagi banyak musisi Indonesia.

“Om Benny merupakan mentor bagi banyak musisi termasuk saya, terima kasih banyak, Om Benny. Be strong @BarryLikumahuwa,” tulisnya lagi.

Tak hanya Indra Aziz, ungkapan duka juga diungkapkan sejumlah musisi lainnya. Seperti vokalis Naif, David Bayu Danangjaya. “Semoga om Benny Likumahuwa damai disisi Allah,” tulisnya.

“Selamat jalan, Bung Benny Likumahuwa,” tulis Addie MS di Twitternya.

Selain musisi, politisi Agus Harimurti Yudhoyono juga mengungkapkan ucapan dukanya di platform yang sama.

“Turut berduka cita atas meninggalnya salah satu musisi Jazz legendaris Indonesia, Benny Likumahuwa. Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan YME. Semoga keluarga yg ditinggalkan diberikan kekuatan. Musik & karyanya akan selalu terkenang,” tulisnya.

Editor : Tuty Ocktaviany