Berada di Bawah Naungan Label Amerika Serikat, Setiap Mengundang Dipha Barus Bayarannya Harus Dollar?
JAKARTA, iNews.id - Kembali lagi nih di Podcast Porno, Obrolan bareng Onadio! Episode kali ini tentunya akan menghibur dan menghilangkan kebosanan kamu selama masa pandemi seperti sekarang. Nah, kira-kira siapa ya yang akan diajak seru-seruan bareng Onad kali ini? Bintang tamu satu ini adalah salah satu DJ yang paling dikenal di Indonesia loh. Siapa lagi kalau bukan Dipha Barus ! Mau tahu gimana keseruannya? Buruan langsung dengerin di RCTI+.
Sebagai salah satu DJ yang kini sudah begitu diperhitungkan di dunia musik Indonesia, perjalanan Dipha Barus sama sekali nggak mudah. Apalagi dulu musik DJ belum sebegitu terkenal seperti sekarang. Kini bukan hanya di Indonesia, ia sudah dikenal hingga ke mancanegara. Bahkan, sekarang ia berada di bawah naungan Ultra Music , label asal Amerika Serikat. Lantas, apakah kini Dipha Barus akan selalu digaji dengan dollar?
Dipha menjelaskan kalau Ultra Music hanya bertanggung jawab dalam sisi produksi, selebihnya tidak. “Gua terdaftar di sana (Ultra) pertama sebagai artis, maksudnya semua karya original gua itu under Ultra untuk jangka waktu tertentu, terus abis itu gua terdaftar juga sebagai produser dan songwriter,” ungkap Dipha.
Maka kalau ada EO Indonesia yang mengundang Dipha untuk gig atau manggung, tentu ia nggak harus dibayar dengan dollar Amerika. Dipha pun mengungkapkan kalau bergabungnya ia dengan Ultra nggak berawal dari planning apa pun alias tiba-tiba saja label musik Amerika tersebut mengontaknya dan menawarkan kerja sama.
Podcast Jajan Sejarah Eps 24 Museum Kebangkitan Nasional dan Kuliner di Sekitarnya
Pada awalnya Dipha seringkali mencoba mengirimkan lagunya secara iseng ke berbagai label di dunia. Tapi, seringkali ia nggak mendapat jawaban apa pun. Hingga akhirnya single ke-2 nya masuk Global Viral di Spotify, dan sejak itu banyak label menghubunginya, termasuk Ultra.
Penasaran dengan bahasan mereka lainnya? Dengarkan selengkapnya hanya di RCTI+ (Embed “RCTI+”).
Podcast Porno Episode 3 Lika-liku Perjalanan Ten2Five
Editor: Dini Listiyani