Berawal dari Teman Sekelas SMP di Bandung, Duo Musisi Ini Reuni dan Lahirkan Evoira
Aa Dado (Tian Permana) sebagai gitaris berperan sebagai komposer utama sekaligus produser, yang membentuk DNA musikal Evoira. Sentuhan aransemennya menjadi fondasi dari karakter musik band ini—emosional, jujur, dan penuh dinamika.
Romboy (Raffi Dara Mutaqin) sebagai vokalis juga berperan sebagai komposer dan penulis lirik, menghadirkan cerita-cerita yang dekat dengan pengalaman manusia. Liriknya menjadi jiwa dari setiap karya Evoira, termasuk dalam “Titik Nadir”.
Menariknya, Aa Dado dan Romboy telah saling mengenal sejak SMP di Bandung. Keduanya merupakan teman sekelas yang sejak dulu selalu terlibat dalam berbagai proyek band yang sama. Chemistry yang terbangun sejak masa sekolah inilah yang kini menjadi kekuatan utama dalam proses kreatif Evoira.
Didukung oleh personel lain:
Uyung manson sebagai gitaris malang melintang di berbagai band indie di bandung dengan khas British yang mewarnai Evoira Band.
Afy antana sebagai Bassist yang memiliki karakter slide tentu memberikan warna tersendiri , Dari setiap betotan nya Koneksi emosional dan sejarah panjang tersebut menjadikan setiap karya Evoira terasa lebih organik, tulus, dan memiliki cerita yang kuat di baliknya.