Curhat Pilu Chua Kotak di Balik Single YOLO, Jadi Doping untuk Anak Alami Kekerasan Verbal
Sementara itu, vokalis Kotak, Tantri, menjelaskan makna YOLO yang diusung dalam lagu tersebut. Menurutnya, istilah You Only Live Once tidak seharusnya dimaknai sebagai kebebasan untuk bertindak tanpa memikirkan konsekuensi.
"Kita pengen meluruskan juga jangan mentang-mentang You Only Live Once jadi seenaknya gitu. Maksudnya ini kita lebih menjurus lagi You Only Live Once, lo jadi diri lo, lo berkembang tanpa harus jadi beban seperti orang lain, jadi diri sendiri, sikat!" tegas Tantri.
Single YOLO sekaligus menjadi bagian dari babak baru perjalanan Kotak yang kini resmi berjalan di jalur independen. Setelah 22 tahun berkarier, Tantri menyebut semangat bermusik mereka justru terasa seperti kembali menjadi band baru.
"Fase Kotak sekarang tuh karena memang kita merangkak kembali menjadi band baru tanda kutip. Belajar jadi band baru lagi, jadi entah kenapa di usia 22 tahun ini spirit kita tuh jadi terasa bener-bener muda banget," katanya.
Melalui YOLO, Kotak tidak hanya menawarkan energi musik rock, tetapi juga pesan tentang keberanian menjadi diri sendiri. Bagi Chua, lagu tersebut diharapkan dapat menjadi "doping" bagi siapa pun yang sedang berjuang keluar dari rasa takut dan kembali percaya pada dirinya sendiri.
Editor: Dani M Dahwilani