Juara KDI 2020 Diumumkan Senin! Gita, Wahid dan Haviz Akan Bersaing Ketat
Haviz bersama Dewi Perssik membuat takjub dengan penampilan mereka dengan membawakan lagu “Salah Apa Aku”. Tak hanya itu, atraksi menegangkan dari Master Limbad dan Rhomedal juga turut memeriahkan panggung KDI dengan aksi mereka berdua yang sukses membuat tegang para penonton dengan aksinya membengkokkan besi menggunakan leher.
Kontestan asal Dumai, Haviz yang menjadi peserta pertama tampil sukses membuat tiga juri standing ovation, sehingga mendapatkan komentar positif dari Iis Dahlia dan Ayu Ting Ting. Haviz mampu memberikan penampilan terbaik selama audisi dan terlihat membawakan lagu dengan sangat enjoy.
Begitu pula penampilan Wahid, kontestan asal Sidoarjo yang mampu membuat Danang takjub melihat penampilannya dalam membawakan lagu “Duit” yang dipopulerkan oleh Endang Kurnia walaupun kondisinya kurang fit.
Gita yang selanjutnya tampil, sukses membuat penonton bergoyang dengan lagu “Anak Yang Malang" ciptaan Rhoma Irama walau ekspresinya kurang maksimal, tetapi Gita mampu membuat juri bertepuk tangan dan sekaligus menjadi kontestan KDI penutup.
"Gita tampil malam ini dengan paket lengkap. Suaranya oke, aksinya oke, wajahnya oke, kamu sudah terlihat menjadi bintang KDI asal dari Lombok," kata juri Danang.
Ketiga kontestan telah memberikan penampilan terbaiknya. Via Vallen menutup Kontes KDI pada malam hari ini dengan membawakan lagu ciptaannya dengan judul “Mung Titipane”.
“Alhamdulillah bangga dan puas karena saya dan Kak Danang merasa bahwa ini penampilan terbaik saya selama audisi,” ujar Haviz.
“Saya merasa lebih tertantang lagi karena ini Grand Final, di mana banyak teman-teman yang ingin di posisi ini jadi adrenalin saya terpacu. Semoga penampilan saya tadi tidak mengecewakan para pendukung,” kata Wahid.
“Gita kurang puas, karena aku merasa tadi ada beberapa part yang kurang maksimal menyanyikannya,” ujar Gita.
Ketiga kontestan juga sangat senang berkesempatan untuk tampil di studio RCTI+, dengan panggung yang sangat besar, visualisasi LED yang canggih, serta tatanan cahaya lampu yang menakjubkan.
"Aku baru pertama kalinya perform di panggung yang sangat spektakuler. Aku sempat gugup karena panggungnya megah sekali. Alhamdulillah aku bisa mengatasinya dan berasa seperti konser tunggal," kata Haviz.
Editor: Tuty Ocktaviany