Kain Batik Peninggalan Didi Kempot Jadi Simbol Lahirnya Juara The Next Didi Kempot

Dyah Ayu Pamela ยท Jumat, 22 Januari 2021 - 19:51:00 WIB
Kain Batik Peninggalan Didi Kempot Jadi Simbol Lahirnya Juara The Next Didi Kempot
Kain batik peninggalan Didi Kempot jadi simbol lahirnya juara The Next Didi Kempot. (Foto: MNC Media)

JAKARTA, iNews.id - Babak Grand Final Jagoan Manggung The Next Didi Kempot menjadi momen puncak terpilihnya penerus cita-cita sang legenda, almarhum Didi Kempot. Panggung Jagoan Manggung berjalan dengan begitu megah dan meriah bersama penampilan bintang tamu Judika dan Happy Asmara. 

Kehadiran Staso, anak almarhum Didi Kempot dan Ibu Putri, istri dari almarhum Didi Kempot serta Iis Dahlia sebagai juri tamu, membuat babak puncak ini terasa lengkap.

Dibuka dengan permainan gamelan yang memukau, Mira Grand Finalis asal Nganjuk kembali mendapatkan standing ovation dari Via Vallen, Denny Caknan, Danang, Nur Bayan dan Iis Dahlia sebagai Juri Tamu.  Iis Dahlia menganggap skill Mira sebagai pemenang dari The Next Didi Kempot begitu flawless tanpa cela. 

“Mira.. kamu perfect malam ini,” ucap Iis Dahlia dengan nada senang Rabu, (20/1/2021).

Kualitas talenta para Grand Finalis di babak Jagoan Manggung The Next Didi Kempot jelas sangat kentara. Hal ini diakui sendiri oleh Danang sebagai salah satu juri. 

“Malam hari ini kami menyaksikan sendiri bagaimana mereka berproses dari kemarin mereka tampil di babak awal sampai di babak Grand Final ini. Mereka benar–benar bisa menunjukkan kualitas mereka dan bagi saya mereka punya karakter yang berbeda,” ucap Danang. 

Dan Mira Grand Finalis asal Nganjuk terbukti menjadi yang terbaik dan berhak menyandang gelar juara ajang talent search The Next Didi Kempot season perdana. Dengan demikian, Mira berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 70 juta rupiah dan berkesempatan memililih single album perdana. 

Sebagai ikon penerus cita-cita sang legenda, keluarga almarhum Didi Kempot yang diwakili oleh Ibu Putri, isstri Didi Kempot secara simbolis memberikan hadiah istimewa berupa kain batik peninggalan sang maestro.

Editor : Tuty Ocktaviany

Halaman : 1 2