Kenangan Jacqueline saat Ikut Rising Star Indonesia, Terharu dengan Suportifitas Peserta

Shinta Syakilla Hidayat ยท Rabu, 02 Oktober 2019 - 16:15 WIB
Kenangan Jacqueline saat Ikut Rising Star Indonesia, Terharu dengan Suportifitas Peserta

Jacqueline Caroline terharu dengan suportifitas dan dukungan expert. (Foto: iNews.id).

JAKARTA, iNews.id - Caroline Jacqueline mengenang pengalaman saat dia terjun ke Rising Star Indonesia season 3 kemarin. Gadis kelahiran Batam itu mengaku jika seluruh Expert yang terlibat dalam acara tersebut telah membuat dirinya kuat untuk bertahan.

Selain itu dukungan dari kontestan lain membuatnya semakin semangat untuk belajar dan tampil lebih baik lagi. Meski sama-sama berjuang untuk menjadi juara, namun Caroline sangat senang dengan suportifitas antar peserta.

"Ya dari juri-juri itu, aku banyak belajar dari mereka, dan jujur saja itu yang membuatku ingin terus stay di Rising Star Indonesia dan teman-teman semuanya suportif banget, tidak ada sikap saling menyikut di sini, padahal kan di sini juga kita sedang bersaing," kata Jacqueline Caroline saat mengisi program Musik Asyik iNews.id di MNC iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada hari Jum’at (27/09/2019).

Di antara semua Expert, yang paling dikenang oleh Jacqueline adalah Rossa. Ia menyadari bahwa penyanyi yang akrab dipanggil Teh Ocha adalah sosok yang selalu membuat dirinya yakin untuk terus berjuang.

"Sebenarnya banyak sih yang benar-benar menguatkan aku di saat kompetisi tersebut, dan jujur aku tidak menyangka sampai sekarang. Kadang aku berpikir tidak mampu memberikan yang terbaik, tapi teh Ocha yang selalu meyakinkan aku kalau aku bisa,” ujarnya.

Sebagai kontestan yang berhasil maju hingga masuk ke dalam babak Grand Final, gadis usia 17 tahun itu memberikan sebuah tips pada calon kontestan Rising Star Indonesia yang selanjutnya agar dapat dilirik oleh Expert.

"Menurut aku, komentar dan nasihat para juri itu harus wajib diterima. Lalu aku coba tingkatkan lagi dari perform sebelumnya, aku selalu revisi lagi dan cari tahu letak kesalahanku," ungkap Jacqueline.


Editor : Adhityo Fajar