Lirik Lagu We Will Not Go Down Gaza Tonight, Bentuk Solidaritas untuk Palestina
JAKARTA, iNews.id - Lirik lagu We Will Not Go Down Gaza Tonight mampu menarik perhatian pencinta musik Tanah Air. Sebab, lagu yang dipopulerkan Michael Heart itu kerap diputar saat adanya tragedi perang di suatu wilayah.
Setelah melakukan berbagai penelusuran, lagu We Will Not Go Down ini diciptakan sebagai bentuk dukungan dan solidaritas kepada rakyat Palestina yang masih berkonflik dengan Israel hingga kini.
Lagu We Will Not Go Down dirilis pertama kali pada 2009. Dengan mengandung lirik-lirik yang penuh keprihatinan, tak salah jika lagu yang ditulis sendiri oleh Michael Heart ini masih kerap diputar di berbagai platform media sosial.
Berikut ini lirik lagu We Will Not Go Down, Selasa (17/10/2023).
A blinding flash of white light
(Kilauan cahaya putih yang membutakan mata)
Lit up the sky over Gaza tonight
(Menerangi langit Gaza malam ini)
People running for cover
(Orang-orang berlari mencari perlindungan)
Not knowing whether they’re dead or alive
(Tak tahu apakah mereka mati atau hidup)
They came with their tanks and their planes
(Mereka datang naik tank dan pesawat)
With ravaging fiery flames
(Dengan kobaran api yang menghancurkan)
And nothing remains
(Dan tak ada yang tersisa)
Just a voice rising up in the smoky haze
(Hanya sebuah suara yang terdengar di dalam kepulan asap)
We will not go down
(Kami takkan menyerah)
In the night, without a fight
(Di malam hari, tanpa perlawanan)
You can burn up our mosques and our homes and our schools
(Kau bisa hancurkan masjid dan rumah dan sekolah kami)
But our spirit will never die
(Namun semangat kami takkan pernah mati)
We will not go down
(Kami takkan menyerah)
In Gaza tonight
(Di Gaza malam ini)
Women and children alike
(Wanita dan anak-anak sama saja)
Murdered and massacred night after night
(Dibunuh dan dibantai tiap malam)
While the so-called leaders of countries afar
(Saat para pemimpin negara yang berada jauh di sana)
Debated on who’s wrong or right
(Memperdebatkan siapa yang salah dan benar)
But their powerless words were in vain
(Namun kata-kata mereka sia-sia)
And the bombs fell down like acid rain
(Dan bom berjatuhan seperti hujan asam)
But through the tears and the blood and the pain
(Namun dalam air mata dan darah dan rasa sakit)
You can still hear that voice through the smoky haze
(Masih bisa kau dengar suara dari kepulan asap itu)