Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lirik Lagu Ngapain Repot - Toton Caribo & Wizz Baker: Ko Tolong Bilang Cinta Ka Tidak, Cinta Ka Tidak
Advertisement . Scroll to see content

Makna Lagu Peradaban - Feast, Lengkap dengan Liriknya

Jumat, 23 Agustus 2024 - 21:17:00 WIB
Makna Lagu Peradaban - Feast, Lengkap dengan Liriknya
Makna Lagu Peradaban - Feast (Foto: Youtube Feast)
Advertisement . Scroll to see content

Makna Lagu Peradaban - Feast

Menurut berbagai sumber, Kamis (22/8/2024), dalam lagu Peradaban ini Feast ingin menyampaikan kritik terhadap berbagai fenomena radikalisme yang kerap terjadi di Indonesia. 

Kritikan tersebut terlihat jelas pada video klipnya yang sedikit sensitif. Meski begitu, visual pada video tersebut nyatanya cukup mewakili kekesalan atas tragedi yang terjadi di Tanah Air sedekade terakhir. 

Band Feast mengaku jika lagu Peradaban terinspirasi dari kekesalan mereka terhadap insiden bom di Surabaya yang terjadi pada 2018 silam.

Lirik Lagu Peradaban - Feast

Bawa pesan ini ke persekutuanmu

Tempat ibadah terbakar lagi


Bawa pesan ini lari ke k'luargamu

Nama kita diinjak lagi

 
Bagai keset "Selamat datang"

Masuk kencang tanpa diundang

Ambil minum, lepas dahaga

Rampas galon, dispenser pula

 
Yang jadi saksi harus kuat

Tak terbutakan dunia, akhirat

Yang patah tumbuh, yang hilang berganti

Gapura hancur dibangun lagi

 
Kar'na peradaban takkan pernah mati

Walau diledakkan, diancam 'tuk diobati

Kar'na peradaban berputar abadi

Kebal luka bakar, tusuk, atau caci-maki

 
Kar'na peradaban takkan pernah mati

Walau diledakkan, diancam 'tuk diobati

Kar'na peradaban berputar abadi

Kebal luka bakar, tusuk, atau caci-maki

 
Beberapa orang menghakimi lagi

Walaupun diludahi zaman seribu kali

Beberapa orang memaafkan lagi

Walau sudah ditindas habis berkali-kali

 
Kar'na peradaban takkan pernah mati

Walau diledakkan, diancam 'tuk diobati

Kar'na peradaban berputar abadi

Kebal luka bakar, tusuk, atau caci-maki

 
Kar'na peradaban takkan pernah mati

Walau diledakkan, diancam 'tuk diobati

Kar'na peradaban berputar abadi

Kebal luka bakar, tusuk, atau caci-maki

 
Kar'na kehidupan tidak ternodai

Maknanya jika kau tak sepaham dengan kami

Kar'na kematian tanggungan pribadi

Bukan milik siapa pun untuk disudahi

 
Budaya, bahasa berputar abadi

Jangan coba atur tutur kata kami

Hidup tak sependek penis laki-laki

Jangan coba atur gaya berpakaian kami

 
Suatu saat nanti tanah air kembali berdiri

Suatu saat nanti kita memimpin diri sendiri

Suatu saat nanti kita meninggalkan sidik jari

Suatu saat nanti semoga semua berbesar hati

Suatu saat nanti tanah air kembali berdiri

Suatu saat nanti kita memimpin diri sendiri

 
Suatu saat nanti kita meninggalkan sidik jari

Suatu saat nanti semoga semua berbesar hati

Suatu saat nanti tanah air kembali berdiri

Suatu saat nanti kita memimpin diri sendiri

Suatu saat nanti kita meninggalkan sidik jari

Suatu saat nanti semoga semua berbesar hati

 
Suatu saat nanti tanah air kembali berdiri

Suatu saat nanti kita memimpin diri sendiri

Suatu saat nanti kita meninggalkan sidik jari

Suatu saat nanti semoga semua berbesar hati

Suatu saat nanti tanah air kembali berdiri

Suatu saat nanti kita memimpin diri sendiri

 
Suatu saat nanti kita meninggalkan sidik jari

Suatu saat nanti semoga semua berbesar hati

Suatu saat nanti tanah air kembali berdiri

Suatu saat nanti kita memimpin diri sendiri

Suatu saat nanti kita meninggalkan sidik jari

Suatu saat nanti semoga semua berbesar hati

Demikian makna lagu Peradaban Feast. Selamat bernyanyi. 

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut