Makna Lagu Snap - Rosa Linn: Ungkapan Jujur tentang Sulitnya Move On!
JAKARTA, iNews.id - Makna Lagu Snap - Rosa Linn menjadi salah satu lagu yang banyak digemari di berbagai belahan dunia. Dengan melodi yang khas, lirik yang emosional, dan suara Rosa Linn yang penuh perasaan, lagu ini berhasil menyentuh hati banyak orang.
Snap bukan sekadar lagu tentang patah hati biasa, melainkan tentang perasaan kehilangan, proses penyembuhan, dan bagaimana seseorang berusaha untuk move on dari masa lalu yang terus menghantuinya.
Bagi banyak pendengar, lagu ini bukan hanya tentang hubungan asmara yang kandas, tetapi juga bisa diartikan sebagai kehilangan seseorang yang pernah begitu berarti dalam hidup.
Lagu ini ditulis oleh Rosa Linn bersama beberapa penulis lagu lainnya dan pertama kali dirilis pada 19 Maret 2022. Awalnya, Snap tidak begitu dikenal luas hingga akhirnya viral di platform TikTok dan berbagai media sosial lainnya. Sejak saat itu, lagu ini meledak di pasaran dan menjadi lagu yang sering digunakan dalam berbagai konten, terutama yang berkaitan dengan perasaan sedih dan nostalgia.
Rosa Linn mengungkapkan bahwa lagu ini terinspirasi dari pengalaman pribadinya. Ia menulis lagu ini dalam situasi yang sulit, ketika ia merasa terjebak dalam kenangan dan kesedihan yang terus menghantuinya.
Dalam liriknya, ia menggambarkan bagaimana seseorang mencoba menghapus kenangan yang menyakitkan, tetapi semakin berusaha melupakan, semakin kenangan itu terasa nyata.
Lagu Snap menggambarkan betapa sulitnya seseorang untuk move on dari seseorang yang pernah mengisi hidupnya. Lirik seperti:
"It’s 4 AM, I can’t turn my head off"
menunjukkan bagaimana seseorang masih terjebak dalam kenangan bahkan di tengah malam, saat seharusnya ia bisa beristirahat. Pikiran yang terus-menerus tentang seseorang yang telah pergi menunjukkan bahwa proses penyembuhan dari luka hati memang tidak mudah.
Dalam lagu ini, ada kesan bahwa si tokoh utama sebenarnya masih berharap untuk kembali bersama, tetapi pada akhirnya menyadari bahwa semuanya telah berakhir.
"If one more person says you should get over it, oh I might stop talking to people before I snap, snap, snap"
Lirik ini menunjukkan bahwa meskipun orang-orang di sekitarnya menyarankan untuk melupakan dan melanjutkan hidup, kenyataannya tidak semudah itu. Ketika seseorang mengalami luka hati yang dalam, mendengar saran seperti itu justru bisa membuatnya semakin frustasi.