Tampil Duet di Java Jazz, Isyana Sarasvati Dapat Kecupan dari Rayhan Maditra

Antara ยท Minggu, 01 Maret 2020 - 14:28 WIB
Tampil Duet di Java Jazz, Isyana Sarasvati Dapat Kecupan dari Rayhan Maditra

Isyana Sarasvati dan Rayhan Maditra meriahkan ajang Java Jazz 2020. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id – Ada yang spesial saat Isyana Sarasvati tampil di panggung Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2020, Jumat 28 Februari 2020. Dia mengajak sang suami, Rayhan Maditra berduet di atas panggung sambil menghibur penonton.

Rayhan naik ke panggung dan diperkenalkan oleh Isyana sebagai suaminya. Dengan membawa gitar akustik, Rayhan mengatakan ingin memberikan penampilan spesial.

"Kami akan membawakan lagu yang kami nyanyikan di hari pernikahan kami. Kami buat lagu khusus untuk hari kami dan ini adalah kedua kalinya kami membawakannya, yang pertama adalah saat menikah," kata Rayhan di Kemayoran, Jakarta, Jumat 28 Februari 2020.

"Ini adalah lagu perjalanan kami, lika-liku selama 12 tahun dan kami ciptakan tanpa judul. Jadi, kalau mau ada yang ngasih judul boleh saran-sarannya," ujar Isyana melanjutkan.

Rayhan dan Isyana bernyanyi secara bergantian dengan iringan gitar. Keduanya pun terlihat romantis pada porsi yang pas.

Tentu saja pemandangan ini membuat mereka mendapat apresiasi yang luar biasa dari penonton. Rayhan pun berpamitan setelah menyelesaikan lagunya sambil mengecup pipi sang istri.

"Biarin deh ya sudah halal ini," kata Isyana tertawa.

Isyana dan Rayhan menikah pada 2 Februari 2020 di Bandung. Keduanya menjalin hubungan selama 12 tahun.

Pelantun "Tetap Dalam Jiwa" itu juga mempersembahkan lagu khusus bagi sang suami yang berjudul "Pendekar Cahaya". Lagu tersebut terdapat di album terbarunya, "Lexicon".

Malam itu, Isyana tampil 180 derajat berbeda dari sebelumnya. Dia begitu energik dan emosional dengan musik-musik keras yang dibawakan.

Isyana mengaku sengaja memainkan lagu-lagu yang ada di album "Lexicon" seperti "Untuk Hati yang Terluka", "Mad", "Sikap Duniawi", "Biarkan Aku Tertidur", "Ragu Semesta" dan lainnya.

Editor : Tuty Ocktaviany