Terungkap Ini Alasan Ari Lesmana Selalu Nyeker saat Manggung
JAKARTA, iNews.id - Penampilan Ari Lesmana di atas panggung selalu identik dengan gaya santai tanpa alas kaki alias nyeker. Kebiasaan vokalis Fourtwnty ini kerap membuat publik penasaran mengenai alasan dia memilih tampil tanpa sepatu saat manggung.
Saat ditemui di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, baru-baru ini, Ari Lesmana akhirnya mengungkap asal-usul kebiasaan tersebut. Ternyata, gaya nyeker itu terinspirasi dari rekan satu bandnya, Nuwi.
"Oh itu gara-gara gitariskulah, Nuwi. Karena dia bilang 'aku senengnya gini', ya udah ngikutin pas dicobain oh ternyata nyaman juga ya di atas panggung nggak pakai alas kaki," ujar Ari Lesmana.
Meski terasa nyaman, tampil tanpa alas kaki di atas panggung ternyata memiliki risiko tersendiri. Ari bahkan beberapa kali mengalami cedera karena menginjak benda tajam saat sedang tampil.
"Sering (cedera), kena paku payung, keinjek paku payung," kenangnya.
Kendati pernah mengalami kejadian tidak mengenakkan, Ari tetap mempertahankan kebiasaan tersebut saat tampil bersama Fourtwnty. Gaya nyeker pun akhirnya menjadi salah satu ciri khas penampilannya di atas panggung.
Selain membahas gaya panggung, Ari Lesmana juga menceritakan musisi yang menjadi referensi musiknya. Meski selama ini dikenal melalui musik Fourtwnty yang kental dengan nuansa folk-indie, dia ternyata mengagumi penyanyi country asal Amerika Serikat, Shania Twain.
"Referensi? Shania Twain. Nggak tahu dulu pertama kali nyalain TV terus lihat ada satu video klip gitu di pantai terus kayak 'Still the One' itu. Terus kayak 'Ih kok keren ya' gitu. Dari situ," katanya.
Sementara untuk musisi Tanah Air, Ari Lesmana menyebut almarhum Bang Tepeng dari Steven & Coconut Treez sebagai salah satu sosok yang sangat dia hormati.
Bagi Ari, Bang Tepeng merupakan senior yang memberikan inspirasi dalam perjalanan kariernya sebagai penyanyi profesional. Pengaruh tersebut turut membuat Ari semakin menghargai perjalanan musik yang dia jalani bersama Fourtwnty hingga saat ini.
Kebiasaan tampil tanpa alas kaki hingga referensi musik yang beragam membuat sosok Ari Lesmana memiliki karakter tersendiri sebagai vokalis. Di tengah popularitasnya bersama Fourtwnty, dia tetap membawa gaya dan inspirasi yang sudah melekat dalam perjalanan bermusiknya.
Editor: Dani M Dahwilani