Via Vallen Pertanyakan Alasan Dirinya Dikritik, Ini Penjelasan Jerinx

Fajar Adityo Nugroho ยท Senin, 12 November 2018 - 15:30:00 WIB
Via Vallen Pertanyakan Alasan Dirinya Dikritik, Ini Penjelasan Jerinx
Jerinx SID tak ingin kejadian ini terulang lagi. (Foto: Instagram).

JAKARTA, iNews.id - Via Vallen akhirnya memberikan klarifikasi serta meminta maaf kepada Jerinx dan Superman is Dead terkait cover lagu ‘Sunset di Tanah Anarki’. Dia juga menegaskan bahwa tidak mengambil atau mencari keuntungan sepeser pun saat menyanyikan lagu tersebut.

Via seolah bingung kenapa hanya dia saja yang dikritik oleh Jerins mengenai cover lagu ini, sementara banyak juga pedangdut yang menyanyikan tanpa izin. Dalam akun Instagram miliknya, dia mempertanyakan hal ini, serta berharap agar klarifikasinya bisa menuntaskan kesalahpahaman yang sedang terjadi.

"Kenapa harus saya (SAJA)??? Semoga klarifikasi dari saya ini sedikit bisa meluruskan beberapa hal yang sudah dianggal salah. Mohon digeser sampe tuntas agar tidak ada kesalahpahaman," tulisnya, seperti dikutip dari akun Instagram miliknya, Senin (12/11/2018).

Seolah mengerti apa yang dipertanyakan Via Vallen, Jerinx menjelaskan kenapa dia hanya menyerang Via Vallen di antara banyaknya pedangdut yang membawakan lagunya. Melalui akun Instagram miliknya, dia menuliskan alasan bahwa dengan cara ini bisa menjadi pembelajaran penyanyi lainnya agar tidak sembarangan dalam menyanyikan lagu orang.

"Kenapa saya cuma serang satu penyanyi? Karena utk tipe penyanyi genre tersebut, dia yg paling terkenal. Dan imbasnya bakalan besar untuk menyadarkan penyanyi lain yg -baik sengaja/tidak- cari makan dengan cara merusak ruh lagu orang lain," tulisnya, seperti dikutip di akun Instagram pribadinya, Senin (12/11/2018).

Jerinx merelakan ‘Sunset di Tanah Anarki’ diperlakukan seperti itu, namun dia tidak ingin karya berikutnya bernasib sama. Dia membantah melakukan kritikan ini hanya untuk mencari ketenaran atau mendompleng popularitas Via Vallen.

"Saya tak butuh lebih banyak ketenaran, SID sudah punya market yg setia sejak lama. Saya angkat isu ini sekarang karena kami baru rilis album dan tak mau lagu-lagu baru kami diperlakukan seperti SDTA," ujarnya.

Editor : Adhityo Fajar