Arti Bacaan Sholat Fardhu Lengkap, Berikut Tata Cara dan Terjemahannya

Rilo Pambudi · Selasa, 29 November 2022 - 21:07:00 WIB
Arti Bacaan Sholat Fardhu Lengkap, Berikut Tata Cara dan Terjemahannya
Bacaan sholat tahajud pada rakaat pertama dan kedua penting diketahui agar lebih afdhal dalam beribadah. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Arti bacaan sholat fardhu dari takbir, niat, sampai salam penting untuk disimak. Bagi muslim yang baru belajar sholat, wajib untuk mengetahui bacaan sholat beserta artinya.

Sholat menjadi salah satu pilar penting dalam ajaran Islam. Oleh karena itu, ibadah wajib yang satu ini masuk sebagai rukun islam.

Perintah untuk melakukan sholat fardhu 5 waktu telah termaktub dalam Al Quran surah An Nisa ayat 103. Disebutkan bahwa sholat itu hukumnya wajib dan telah ditentukan waktunya untuk orang-orang yang beriman. Allah berfirman:

فَاِذَا قَضَيۡتُمُ الصَّلٰوةَ فَاذۡكُرُوا اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوۡدًا وَّعَلٰى جُنُوۡبِكُمۡ ۚؕ فَاِذَا اطۡمَاۡنَنۡتُمۡ فَاَقِيۡمُوا الصَّلٰوةَ‌ ۚ اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتۡ عَلَى الۡمُؤۡمِنِيۡنَ كِتٰبًا مَّوۡقُوۡتًا

Artinya: Selanjutnya, apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah ketika kamu berdiri, pada waktu duduk dan ketika berbaring. Kemudian, apabila kamu telah merasa aman, maka laksanakanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sungguh, shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. (QS. An-Nisa Ayat 103)

Terkait bacaan sholat sendiri, dapat dimulai dari takbir hingga salam. Ada beberapa tuntunan bacaan beserta gerakannya yang harus dilakukan. Berikut adalah beserta artinya:

Arti Bacaan Sholat Lengkap

1. Niat

Bacaan niat dilafalkan sebelum mendirikan sholat. Bacaan niat yang dibaca harus sesuai berdasarkan jenis sholat yang akan dilakukan. Berikut adalah bacaan niat sholat fardhu dari subuh hingga isya.

- Niat Sholat Subuh:

أصلي فرض الصبح ركعتين مستقبل القبلة أداء/مأموما/إماما لله تعالى

Usholli Fardhol Subhi Rok'ataini Mustaqbilal Qiblati Adaa an (sholat sendiri)/Ma'muuman (menjadi makmum) / Imaman (menjadi imam) Lillaahi Ta'aalaa

Artinya: "Saya berniat sholat fardu subuh dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala/Ma'mum karena Allah Ta'ala/Imam karena Allah Ta'ala".

- Niat Sholat Zuhur:

أصلي فرض الظهر أربع ركعات مستقبل القبلة أداء/مأموما/إماما لله تعالى

Usholli Fardhol Dzuhri Arba'a Roka'aatin Mustaqbilal Qiblati Adaa an (sholat sendiri)/Ma'muuman (menjadi ma'muman)/Imaaman (menjadi imam) Lillaahi Ta'aalaa.

Artinya: "Saya berniat sholat fardhu zuhur empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala/Makmum karena Allah Ta'ala/Imam karena Allah Ta'ala".

- Niat Sholat Ashar:

أصلي فرض العصر أربع ركعات مستقبل القبلة أداء/مأموما/إماما لله تعالى

Usholli Fardhol Ashri Arba'a Roka'aatin Mustaqbilal Qiblati Adaa an (sholat sendiri)/Ma'muuman (menjadi ma'mum)/Imaaman (menjadi imam) Lillahi Ta'ala.

Artinya: "Saya berniat sholat fardhu asar empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala/Ma'mum karena Allah Ta'ala/Imam karena Allah Ta'ala".

- Niat Sholat Magrib:

أصلي فرض المغرب ثلاث ركعات مستقبل القبلة أداء/مأموما/إماما لله تعالى

Usholli Fardhol Maghribi Tsalatsa Raka'atin Mustaqbilal Qiblati Adaa an (sholat sendiri)/Ma'muuman (menjadi ma'mum)/Imaaman (menjadi imam) Lillahi Ta'ala.

Artinya: "Saya berniat sholat fardu magrib tiga rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala/Ma'mum karena Allah Ta'ala/Imam karena Allah Ta'ala".

- Niat Sholat Isya

أصلي فرض العشاء أربع ركعات مستقبل القبلة أداء/مأموما/إماما لله تعالى

Usholli Fardhol 'Isya'i Arba'a Roka'aatin Mustaqbilal Qiblati Adaa an (sholat sendiri)/Ma'muuman (menjadi ma'mum)/Imaaman (menjadi imam) Lillaahi Ta'aalaa.

Artinya: "Saya berniat sholat fardu isya empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala/Ma'mum karena Allah Ta'ala/Imam karena Allah Ta'ala".

2. Iftitah

Doa iftitah dibaca setelah mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga (untuk laki-laki) atau sejajar dengan dada (untuk perempuan) sambil membacakan takbir, Allahu akbar yang artinya Allah Maha Besar. Setelah tangan disedekapkan pada dadam baru membacakan doa iftitah:

كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Kabiraw walhamdu lillaahi katsiiraa wasubhaanallaahi bukrataw waashiilaa.

Artinya : "Allah maha besar, maha sempurna kebesaran-Nya. Segala puji bagi Allah, pujian yang sebanyak-banyaknya. Dan maha suci Allah sepanjang pagi dan petang."

وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيْفاً مُسْلِماً وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Wajjahtu wajhiya lilladzii fataras samaawaati wal ardha hanifam muslimaw wa maa anaa minal musyrikiina. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil aalamiin. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiin.

Artinya : "Kuhadapkan wajahku kepada zat yang telah menciptakan langit dan bumi dengan penuh ketulusan dan kepasrahan dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku semuanya untuk Allah, penguasa alam semesta. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan demikian lah aku diperintahkan dan aku termasuk orang-orang yang muslim."

3. Al-fatihah

Setelah doa iftitah, bacaan selanjutnya yaitu membaca surat al-fatihah:

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ . الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ . الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم . مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ . إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ . اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ . صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

Bismillahir rahmaan nirrahiim. Alhamdulillahi rabbil 'alamin. Arrahmaanirrahiim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaka na'budu wa iyyaaka nasta'iin. Ihdinash shirraatal musthaqiim. Shiraathal ladziina an'amta 'alaihim ghairil maghduubi 'alaihim waladh-dhaalliin.

Artinya : "Dengan nama Allah yang maha pengasih, maha penyayang. Segala puji bagi Allah, tuhan seluruh alam, yang maha pengasih, maha penyayang, pemilik hari pembalasan. Hanya kepada engkaulah kami menyembah dan hanya kepada engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus (yaitu) jalan orang-orang yang telah engkau beri nikmat kepadanya, bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Setelah membaca al-fatihah, dilanjutkan dengan bacaan surat Al Quran.

4. Rukuk

Bacaan sholat selanjutnya yaitu rukuk. Gerakan rukuknya yakni dengan mengangkat kedua tangan dan membaca ‘Allahu Akbar’.  Lalu membungkukkan badan dan kedua tangan memegang lutut. Setelah itu membaca:

 "سبحان ربي العظيم وبحمده" sebanyak 3 kali.

"Subhaana rabbiyal 'adzimi wabihamdih" 3 kali.

Artinya: "Maha suci tuhan yang maha agung serta memujilah aku kepadanya."

5. I'tidal

Setelah ruku, kemudian bangkit dan tegak serta mengangkat kedua tangan setinggi telinga (laki-laki) atau dada (perempuan) sambil membaca:

سمع الله لمن حمده

Sami'allaahu liman hamidah

Artinya: "Allah maha mendengar terhadap orang yang memujinya."

Setelah dalam kondisi berdiri tegak, dilanjutkan membaca :

ربنا لك اللحمد ملء السموات وملء الأرض وملء ما شئت من شيء بعد

Rabbanaa lakal hamdu mil us samawati wa mil ul ardhi wamil u maa syi'ta min syai'in ba'du.

Artinya: "Ya Allah tuhan kami, bagimu segala puji sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh sesuatu yang engkau kehendaki sesudah itu."

6. Sujud

Berikutnya adalah sujud. Gerakan ini dilakukan dengan meletakkan dahi di lantai. Ketika turun ke bawah dari posisi i'tidal, dilakukan sambil membaca takbir kemudian bacaan berikut:

سبحان ربي الأعلى وبحمده . Sebanyak 3 kali.

Subhaana rabbiyal a'la wabihamdih.

Artinya: "Maha suci tuhan yang maha tinggi serta memujilah aku kepadanya."

7. Duduk di Antara Dua Sujud

Setelah sujud dilakukan, langkah selanjutnya yaitu duduk di antara dua sujud sambil membaca doa berikut:

رب اغفررلي وارحمني واجبرني وارفعني وارزقني واههدني وعافني واعف عني

Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa'aafinii wa'fu 'annii.

Artinya: "Ya Allah ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku, cukupkanlah segala kekurangan dan angkatlah derajatku, berilah rizki kepadaku, berilah aku petunjuk, berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku."

Setelah itu, lakukan gerakan sujud yang kedua dengan bacaan yang sama sebelumnya. Selesai sujud, berdiri lagi dan melanjutkan rakaat selanjutnya, tergantung jenis sholat yang dilakukan.

Editor : Komaruddin Bagja

Halaman : 1 2

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:





Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda