Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 7 Peristiwa di Bulan Dzulqa'dah, Nomor 3 Bikin Umat Islam Sedih
Advertisement . Scroll to see content

Ayat Al Quran tentang Nabi Muhammad SAW Membelah Bulan, Latin, Arti & Tafsir

Senin, 22 November 2021 - 18:23:00 WIB
Ayat Al Quran tentang Nabi Muhammad SAW Membelah Bulan, Latin, Arti & Tafsir
Ayat Al Quran Nabi Muhammad Membelah Bulan terdapat dalam Surat Al Qamar ayat 1-2. (Foto: Alarabiyah
Advertisement . Scroll to see content

Menurut hadis yang diriwayatkan al-Bukhari, Muslim dan Ibnu Jarir dari Anas bin Malik bahwa penduduk Mekah meminta kepada Nabi Muhammad AW, agar mengemukakan suatu mukjizat sebagai bukti kerasulannya, maka Allah memperlihatkan kepada mereka bulan terbelah dua, sehingga mereka melihat "Jabal Nur" berada di antara dua belahan bulan tersebut.

Diriwayatkan pula dari Sahih alBukhari, Muslim dan para perawi-perawi hadis lainnya dari Ibnu Mas'ud bahwa: "Bulan telah terbelah pada masa Nabi Muhammad SAW, menjadi dua belah, sebelah berada di atas bukit dan yang lain berada di bawahnya, seraya Nabi Muhammad SAW berseru, "Saksikanlah!"

Abu Dawud meriwayatkan pula bahwa, "Telah terjadi pembelahan bulan pada masa Nabi Muhammad saw, maka orang-orang Quraisy berkata, "Ini adalah sihir anak Abu Kabsyah." Lalu seorang dari mereka berkata, "Tunggulah dahulu berita yang dibawa oleh para musafir yang tiba, karena Muhammad saw tak sanggup mensihirkan semua manusia." Lalu tibalah para musafir membawa berita kejadian tersebut.

Lalu dalam riwayat al-Baihaqi terdapat tambahan, "Lalu mereka bertanya kepada para musafir yang berdatangan dari semua penjuru, jawaban mereka, "Sungguh kami telah melihatnya," lalu Allah menurunkan ayat ini, "Telah dekat (datangnya) saat itu dan telah terbelah bulan."

Para ahli tafsir berbeda pendapat tentang terbelahnya bulan. Sebagian berpendapat bahwa bulan itu memang telah terbelah pada masa Nabi sebagai bagian dari mukjizatnya. Tetapi sebagian mufasir berpendapat bulan pasti terbelah bukan terjadi pada masa nabi, tetapi akan terjadi nanti pada saat hari Kiamat. Hal ini disebabkan karena hilangnya keseimbangan daya tarik menarik antar planet.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut