Hikmah

Cara Mengirimkan Surat Al Mulk untuk Orang yang Sudah Meninggal

Kastolani · Kamis, 10 Maret 2022 - 20:41:00 WIB
Cara Mengirimkan Surat Al Mulk untuk Orang yang Sudah Meninggal
Cara mengirimkan Surat Al Mulk untuk orang yang sudah meninggal agar mendapat syafaat dan dijauhkan dari siksa kubur. (Foto: Freepik)

Keutamaan Surat Al Mulk

Surat Al Mulk artinya Kerajaan. Surat ke-67 dalam Alquran Juz 29 ini termasuk surah Makkiyyah dengan jumlah 30 ayat. Surat ini turun sesudah Surat Ath-Thur.

Keutamaan Surat Al Mulk selain mendapat pahala, orang yang membaca dan menghafal Surat Tabarok tersebut juga akan mendapat syafaat dan pertolongan di alam barzakh. Surat Al Mulk akan jadi penolong serta pelindung siksa kubur.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Hajjaj ibnu Muhammad dan Ibnu Ja'far. Keduanya mengatakan, telah menceritakan kepada kami Syu'bah, dari Qatadah, dari Abbas Al-Jusyami, dari Abu Hurairah, dari Rasulullah Saw, yang telah bersabda:

«إِنَّ سُورَةً فِي الْقُرْآنِ ثَلَاثِينَ آيَةً شَفَعَتْ لِصَاحِبِهَا حَتَّى غُفِرَ لَهُ: تَبارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ»

Artinya: "Sesungguhnya di dalam Alquran terdapat suatu surat berisikan tiga puluh ayat dapat memberi syafaat bagi pembacanya hingga ia mendapat ampunan, yaitu Tabarakal Lazi Biyadihil Mulku (surat Al-Mulk)".

Rais Syuriah PBNU, KH Bahauddin Nursalim (Gus Baha) mengatakan, dalam Tafsir Ibnu Katsir disebutkan tentang keutamaan Surat Tabarok atau Al Mulk.

“Riwayat yang sahih itu Surat Tabarok sebagai pelindung siksa kubur. Surat ini juga disebut surat waqiah yang menjaga dan al munjiah yang menyelamatkan siksa,” kata dai yang akrab disapa Gus Baha ini dalam kajian tafsir Surat Al Mulk.

Gus Baha menuturkan, dalam sebuah riwayat dari Anas ibnu Malik yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW Pernah bersabda, Bahwa sesungguhnya ada seorang lelaki dari kalangan umat sebelum kalian meninggal dunia, sedangkan tiada sesuatu pun dari Kitabullah yang dihafalnya selain dari Tabaraka.

Ketika lelaki itu diletakkan di dalam kuburnya, malaikat penanya datang. Maka surat Tabaraka menghalang-halanginya sehingga malaikat itu berkata.

"Sesungguhnya engkau adalah salah satu dari Kitabullah, dan aku tidak suka membuatmu tidak senang, tetapi aku tidak mempunyai kuasa bagimu, bagi dia dan juga bagi diriku terhadap suatu kemudaratan dan juga suatu kemanfaatan. Jika engkau hendak membela orang ini, maka menghadaplah kepada Allah Swt. dan mintalah syafaat dari-Nya buat dia.

"Maka surat itu berangkat menuju ke hadirat Allah Swt., lalu berkata memohon, "YaTuhanku, sesungguhnya si Fulan dengan sengaja memilihku di antara Kitab-Mu, lalu ia mempelajariku dan membacaku serta menghafalku.

Maka apakah Engkau akan membakarnya dengan api, sedangkan aku berada di dalam rongganya? Jika Engkau hendak mengazabnya, maka hapuskanlah terlebih dahulu aku dari Kitab-Mu." Allah berfirman, "Aku lihat engkau marah."

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel:








Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda