Hikmah

Dalil Doa Qunut Sholat Subuh dan Witir

Kastolani · Rabu, 14 April 2021 - 21:01:00 WIB
Dalil Doa Qunut Sholat Subuh dan Witir
Muslim menjalankan sholat subuh. (Foto: ist)

JAKARTA, iNew.id - Ulama berbeda pendapat soal anjuran melaksanakan doa qunut pada saat sholat Subuh dan sholat witir di pertengahan Ramadhan. Mazhab Maliki dan Syafi’i memiliki pandangan bahwa melakukan qunut pada shalat Subuh merupakan hal yang dianjurkan.

Mazhab Syafi'i menyebutkan sunnah membaca doa qunut saat sholat shubuh ketika i’tidal.
Dalilnya berdasarkan hadits Nabi SAW yang diriwayatkan Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: «كان رسول الله صلّى الله عليه وسلم إذا رفع رأسه من الركوع من صلاة الصبح في الركعة الثانية، رفع يديه، فيدعو بهذا الدعاء: اللهم اهدني فيمن هديت..إلخ
Dari Abu Hurairah RA berkata : Adalah Rasulullah SAW apabila Beliau mengangkat kepala dari ruku’ shalat subuh pada raka’at kedua beliau SAW mengangkat kedua tangannya lalu berdo’a : Allahummahdinii fiiman Hadait … dst. ( HR. Al Hakim dan beliau meshahihkannya)
Dalil berikutnya :

عن أنس بن مالك: «ما زال رسول الله صلّى الله عليه وسلم يقنت في الفجر، حتى فارق الدنيا»
Dari Anas Ibn Malik RA beliau mengatakan bahwa Rasulullah SAW  melaksanakan qunut  ketika shalat subuh sampai Beliau SAW meninggal dunia. ( HR. Ahmad, Abdur razak, Daruqutniy dan Ishak Ibn Ruhawaih).

Sedangkan mazhab yang lain, yakni mazhab Hanbali dan Hanafi, berpandangan membaca doa qunut bukanlah hal yang dianjurkan untuk dilakukan pada saat shalat Subuh. Pandangan ini salah satunya didasarkan atas dua hadits berikut ini:

“Sesungguhnya Rasulullah SAW tidak berqunut ketika shalat fajar (shalat Subuh), kecuali ketika mendoakan kebaikan atau keburukan untuk suatu kaum” (HR Muslim).

Dalil lainnya yakni:
“Selama sebulan Rasulullah melakukan doa qunut, mendoakan keburukan kepada salah satu kelompok dari Bani Sulaim, kemudian beliau tidak melakukan qunut lagi” (HR. Bukhari Muslim).

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2 3