Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pimpin Sidang Debottlenecking, Purbaya Marah Bahas Konflik Lahan di Batam
Advertisement . Scroll to see content

8 Hadits Larangan Marah dan Keutamaannya, Dapat Bidadari dan Ridha Allah

Minggu, 07 Maret 2021 - 19:56:00 WIB
8 Hadits Larangan Marah dan Keutamaannya, Dapat Bidadari dan Ridha Allah
Muslim dianjurkan untuk sebisa mungkin menahan marah. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Muslim dianjurkan untuk sebisa mungkin menahan marah ketika diejek atau mendapat perlakuan yang tidak mengenakan. Sebaliknya, Muslim diperintahkan untuk memaafkan orang yang telah membuat kesalahan.

Ada banyak hadits larangan marah yang perlu diketahui Muslim. Menahan marah selain membuat jiwa lebih tenang, juga memiliki banyak keutamaan di sisi Allah SWT.  

Dalam Alquran, Allah SWT berfirman:

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

Artinya: Dan bersegeralah kalian kepada ampunan dari Tuhan kalian dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. (QS. Ali Imran: 134)

Ibnu Katsir menerangkan maksud ayat tersebut bahwa apabila mereka mengalami emosi, maka mereka menahannya  (yakni  memendamnya  dan  tidak  mengeluarkannya); selain itu mereka memaafkan orang-orang yang berbuat jahat kepada mereka.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut