Kapan Puasa Ramadhan 2026? Yuk Hitung Mundur dari 30 Januari
Penentuan awal Ramadan dan Idulfitri oleh Muhammadiyah berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal. Metode ini memungkinkan suatu pihak dalam menentukan awal bulan Ramadan dan Idulfitri dari jauh-jauh hari.
Penetapan awal Ramadan 2026 melalui Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah berdasarkan peninjauan data astronomis global dan validasi parameter KHGT.
"Penetapan ini berbeda dari yang tercantum dalam kalender cetak Muhammadiyah versi awal, yakni 1 Ramadan 1447 H jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026. Koreksi ini dilakukan dalam rangka menjaga akurasi ilmiah, integritas keilmuan, serta komitmen terhadap prinsip kebenaran dan konsistensi dalam penetapan waktu ibadah," bunyi penjelasan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.
Dari penjabaran di atas, jika dihitung mundur puasa Ramadhan 2026 tiba sekitar 18 atau 19 hari lagi. Hal itu jika mengacu pada Bulan Syaban 1447 H yang kini sudah memasuki 11 hari.
Menyikapi kemungkinan terjadinya perbedaan awal pausa Ramadhan, Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad mengajak masyarakat menunggu hasil sidang isbat dan pengumuman pemerintah terkait awal Ramadan 1447 H nanti. Hal ini sejalan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal dan Zulhijjah.
Editor: Kastolani Marzuki