Kenapa Surat Yasin Ayat 58 Dibaca 3 Kali, Ini Rahasianya untuk Kabulkan Hajat
Sisipan bacaan sholawat dan doa itu berkaitan dengan ayat sebelumnya. Oleh karena ada sholawat dan doa-doa yang terkait dengan ayat tertentu dalam surat Yasin itu, maka kemudian dinamai “Yasin Fadlilah”.
Membaca sholawat, doa atau kalimat lainnya di tengah-tengah surat yasin atau surat yang lain, hukumnya sunnat apabila doa atau kalimat-kalimat tersebut mempunyai keterkaitan dengan tuntutan makna ayat atau surat yang dibaca itu. Di dalam kitab Ihya’ Ulumiddin juz I hal. 279 disebutkan :
وَفِيْ أَثْنَاءِ الْقِرَاءَةِ إِذَا مَرَّ بِآيَةِ تَسْبِيْحٍ سَبَّحَ وَكَبَّرَ، وَإِذَا مَرَّ بِآيَةِ دُعَاءٍ وَاسْتِغْفَارٍ دَعَا وَاسْتَغْفَرَ، وَإِنْ مَرَّ بِمَرْجُوٍّ سَأَلَ، وَإِنْ مَرَّ بِمَخُوْفٍ اسْتَعَاذَ. يَفْعَلُ ذَلِكَ بِلِسَانِهِ أَوْ بِقَلْبِهِ.
Artinya: Di tengah-tengah membaca Al-Qur’an, ketika seseorang melewati suatu ayat yang berisi mensucikan Allah, dia bertasbih dan bertakbir, ketika melewati ayat yang berisi doa dan istighfar, dia berdo’a dan beristighfar, ketika melewati ayat yang berisi harapan dia mengajukan permohonan dan ketika melewati ayat yang berisi hal-hal yang menakutkan, dia memohon perlindungan. Itu semua dia lakukan dengan ucapan lisannya atau digerakkan dalam hatinya”.
Berdoa di tengah bacaan Al-Qur’an juga pernah dilakukan oleh Nabi SAW sebagaimana tersebut dalam hadits riwayat Imam An-Nasa’i :
عَنْ حُذَيْفَةَ أَنَّهُ صَلَّى إِلَى جَنْبِ النَّبِىِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةً فَقَرَأَ فَكَانَ إِذَا مَرَّ بِآيَةِ عَذَابٍ وَقَفَ وَتَعَوَّذَ وَإِذَا مَرَّ بِآيَةِ رَحْمَةٍ وَقَفَ فَدَعَا وَكَانَ يَقُولُ فِى رُكُوعِهِ: سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ. وَفِى سُجُودِهِ: سُبْحَانَ رَبِّىَ الأَعْلَى
“Diriwayatkan dari sahabat Hudzaifah RA, bahwa dia melakukan shalat malam di samping Rasulullah SAW. beliau membaca surat ketika sampai pada ayat yang menerangkan adzab, beliau berhenti dan meminta perlindungan dan ketika sampai pada ayat yang menerangkan rahmat beliau berhenti dan berdo’a meminta rahmat, ketika ruku’ beliau membaca Subhana Rabbiyal Adzimi, dan ketika sujud beliau membaca Subhana Rabbiyal A’la” (HR. Nasa’i).
Para ulama menganggap baik terhadap bacaan doa-doa yang masyhur sesudah ayat-ayat tertentu, dan terhadap pengulangan ayat-ayat tertentu, seperti sesudah membaca Surat Yasin ayat 58, ayat 27 dan 38.
Yasin Fadilah
1. Yasin Ayat 27
وجعلني من المكرمين
Latin: Waja'alanii minal mukramin
Dianjurkan membaca doa berikut:
اللهم اكرمني بقضاء حوائجي كلها يا ارحم الراحمين
kemudian bacaan di bawah ini :
2. Yasin ayat 38
ذلك تقدير العزيز العليم
diulang-ulang sebanyak 12 kali. Dan bacaan:
3. Yasin ayat 58
سلام قولا من رب رحيم
dengan menyebutkan hajatnya” (Abwàbul Faroj halaman 158).