Khutbah Jumat Menyambut Bulan Muharram, Saatnya Hijrah Menuju Kebaikan
أوصيكم وإيّاي نفسى بتقوى الله فقد فاز المتقون. أما بعد…
Jamaah Jum’ah rahimakumullaah.
Imam Ali ibnu Abi Thalib karramallâhu wajhah, pernah berwejang kepada kita:
من كان يومه خيرا من أمسه فهو رابح, ومن كان يومه مثلَ أمسه فهو خاسر, ومن كان يومه شرّا من أمسه فهو مغبون.
Artinya: Barang siapa yang hari ininya lebih baik dari hari kemarinnya, maka ia adalah orang yang beruntung. Barang siapa yang hari ininya sama dengan hari kemarinnya, maka ia adalah orang yang merugi. Dan barang siapa yang hari ininya lebih buruk dari hari kemarinnya, maka ia adalah orang yang celaka.
Dari nasihat imam Ali ra di atas, dapat kita petik pelajaran, bahwa Islam menghendaki pemeluknya untuk senantiasa meningkatkan kualitas hidupnya, baik pada sisi material, intelektual, lebih lagi pada sisi moral-spiritualnya.
Jama’ah yang mulia
Berkenaan dengan wejangan Sayyidina Ali di atas, cara terbaik untuk meningkatkan kualitas hidup pada tahun 1443 H ini adalah dengan kembali bercermin dan meneladani ruh dan makna hijrah itu sendiri.