Pengertian Istidraj, Ciri-ciri, dan Dalilnya dalam Al Quran, Umat Muslim Perlu Tahu!
Sebab, seorang Muslim tersebut tidak menyadari bahwa nikmat yang didapatkannya selama ini berasal dari Sang Maha Pencipta.
Hal itu selaras dengan firman Allah Subhanahu Wata'ala pada Al-Qur'an surat Al'Araf ayat 182,
وَالَّذِيْنَ كَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَا سَنَسْتَدْرِجُهُمْ مِّنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُوْنَ
Latin:
Wal-lażīna każżabū bi'āyātinā sanastadrijuhum min ḥaiṡu lā ya‘lamūn(a).
Artinya:
Orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami akan Kami biarkan mereka berangsur-angsur (menuju kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui.
Salah satu ciri seorang Muslim mendapatkan istidraj adalah lupa bahwa harta yang dimilikinya selama ini merupakan pemberian Allah Subhanahu Wata'ala.
Allah Subhanahu Wata'ala berfirman pada Al-Qur'an surat Al-Mu'minun ayat 55-56,