Puasa Jadi Instrumen Membentuk Karakter Orang Bertaqwa
JAKARTA, iNews.id - Ibadah puasa pada Ramadhan menjadi instrumen bagi umat muslim membentuk karakter orang bertaqwa dan fitri. Seperti apa prosesnya?
Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) Profesor Dr Phil Kamaruddin Amin MA mengemukakan ibadah merupakan instrumen agar bisa merasakan sinyal-sinyal ketuhanan. Melalui ibadah puasa manusia dapat merasakan kehadiran Allah.
“Orang bertaqwa adalah orang yang selalu merasakan kehadiran Allah SWT,” ujar Kamaruddin dalam kajian 'Hakekat Taqwa dan Fitri' yang diselenggrakan Nurani Institute Indonesia (NUI) tentang Pendidikan Karakter Milenial Ke-9 secara online, Sabtu (8/5/2021), pukul 20.15 WIB.
"Orang yang selalu merasakan kehadiran Allah akan memiliki kepribadian yang berintegritas. Karena sejatinya saat kita beribadah kepada Allah, kita sedang membangun komitmen pribadi antara Allah dan diri kita," katanya.
Dia menuturkan tantangan umat manusia setelah merasakan kehadiran Allah adalah bagaimana menerjemahkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam beberapa literatur disebutkan ini berkaitan dengan pembersihan hati dan purifikasi spiritual. Ibadah Puasa menjadi salah satu instrumen membentuk karakter yang bertaqwa.
Diketahui, kajian ke-9 ini sekaligus menjadi penutup kajian rutin tematik yang diselenggarakan selama Ramadhan. NUI berharap dengan kajian ini, dapat lebih memahami bagaimana cara membentuk karakter berdasarkan ajaran Islam sesuai dengan cita-cita luhur Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sebelum penyelenggaraan kajian rutin tematik Ramadhan, NUI memberikan santunan untuk anak yatim, janda, dan dhuafa dalam menyambut malam ke-27 Ramadhan. Santunan dilaksanakan di hari yang sama pukul 16.00-17.00 WIB di kantor Nurani Institute Indonesia.
Selain itu, sebagai rangkaian kegiatan pada malam ke-27 Ramadhan, Aksi Ramadan Berbagi Takjil juga dilaksanakan di beberapa daerah Indonesia, seperti Makassar, Bulukumba, dan Kalimantan Timur.
Editor: Dani M Dahwilani