Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perbedaan Qalqalah Kubra dan Sugra, Patut Dipelajari sebelum Belajar Membaca Al-Qur’an!
Advertisement . Scroll to see content

Qalqalah Sugra: Pengertian, Hukum Bacaan, dan Contohnya

Kamis, 07 September 2023 - 20:04:00 WIB
Qalqalah Sugra: Pengertian, Hukum Bacaan, dan Contohnya
Qalqalah sugra, mulai dari pengertian, hukum bacaan, dan contohnya patut untuk dipelajari.(Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Penjelasan mengenai qalqalah sugra, mulai dari pengertian, hukum bacaan, dan contohnya patut untuk dipelajari. Jika memahaminya dengan benar, hukum tajwid tersebut akan membuat umat muslim semakin tartil dalam membaca Al-Qur’an. 

Berdasarkan firman Allah, umat Islam memang diperintahkan  untuk melafalkan Al-Qur’an dengan baik dan benar. 

اَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلًاۗ  

Artinya: Atau lebih dari seperdua itu, Dan bacalah al-Quran itu dengan perlahan-lahan. (QS. Surat Al Muzzamil: 4) 

Adapun pengertian, hukum bacaan, dan contoh qalqalah sugra adalah sebagai berikut. 

Pengertian Qalqalah Sugra

Secara harfiah, qalqalah yang berasal dari bahasa Arab berarti ‘memantul’. Menurut istilah, qalqalah merupakan salah satu hukum tajwid yang membuat pembacanya harus memantulkan huruf-huruf yang dibaca dari makhrajnya. 

Sebuah bacaan akan dihukumi qalqalah jika terdapat huruf qalqalah yang mati karena mendapat sukun di tengah kalimat, berhenti di tengah-tengah ayat, atau dibaca waqaf di akhir kalimat. 

Adapun lima huruf qalqalah yang dimaksud adalah ba (ب), jim (ج), dal (د), ta (ط), dan qaf (ق) atau dapat disingkat dengan qatbujadin.

Sementara itu, qalqalah sugra yang merupakan salah satu jenis qalqalah memiliki arti sebagai ‘qalqalah yang kecil. Dengan kata lain, suara pantulannya dibaca pelan atau tidak sekeras qalqalah kubra. 

Hukum Bacaan Qalqalah Sugra

Hukum tajwid qalqalah sugra berlaku saat salah satu huruf qalqalah berada di tengah kalimat atau ketika huruf tersebut dibaca sukun. Kebalikan dari qalqalah kubra, pembaca tidak boleh berhenti di huruf qalqalah tersebut dan akan menyambungkannya dengan bacaan setelahnya. 

Contoh Qalqalah Sugra 

1. Contoh pertama


وَّخَلَقْنٰكُمْ اَزْوَاجًاۙ 

“Wa khalaqnaakum azwaajaa.” (QS. An Naba: 8) 

Huruf qaf dalam ayat tersebut harus dipantulkan karena dibaca sukun di tengah kata. 

2. Contoh kedua 

فَادْخُلِي فِي عِبَادِي 

“Fad khulii fii 'ibaadi.” (QS. Al fajr: 29)  

Huruf dal pada ayat tersebut harus dipantulkan karena dibaca sukun di tengah kata. 

3. Contoh ketiga 

اَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِيْ تَضْلِيْلٍ 

“Alam yajj'al kaidahum fii tadhliilin.” (QS. Al Fiil:2)  

Cara membacanya adalah dengan memantulkan huruf jim karena merupakan bacaan qalqalah sugra. 

4. Contoh keempat  

 يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ  

Yaa Ayyatuhan nafsul Muthmainnah (QS. Al Fajr: 27)

Cara membaca huruf tha yang disukun di tengah kata harus dipantulkan. 

5. Contoh kelima 

اِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْاَبْتَرُ  

“Inna syaaniaka huwal abtar (abbetar).” (QS. Al Kautsar: 3)

Huruf ba’ dalam ayat tersebut harus dipantulkan. 

Demikian ulasan tentang qalqalah sugra, mulai dari pengertian, hukum bacaan, dan contohnya. Semoga bermanfaat.

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut