Sukses Manusia dalam Pandangan Alquran

Ustaz Ahmad Shonhaji · Kamis, 22 April 2021 - 18:40:00 WIB
Sukses Manusia dalam Pandangan Alquran
Direktur Dakwah, Budaya, dan Pelayanan Masyarakat Dompet Dhuafa Ustaz Ahmad Shonhaji. (Foto: Dompet Dhuafa).

Ustaz Ahmad Shonhaji SAg MM
Direktur Dakwah, Budaya, dan Pelayanan Masyarakat Dompet Dhuafa

BANYAK orang yang mengartikan kesuksesan pada kehidupan di dunia ini hanya berdasarkan pada pangkat yang tinggi, jabatan dan kedudukan yang bagus, menjadi manajer, pengusaha, dan lain lain. Ada juga orang yang mengartikan sebuah kesuksesan jika sudah memiliki tabungan yang banyak. 

Namun ada juga yang mengartikan sukses jika sudah punya rumah dan mobil mewah, berteman dengan para artis, dan lain sebagainya. Sukses tersebut adalah sukses yang bersifat nisbi atau tidak akan abadi. 

Jika seseorang memiliki harta yang banyak namun di kemudian hari habis dan jatuh miskin, maka orang tersebut akan memiliki label pernah kaya dan sukses, namun sekarang jatuh miskin. Begitu pula dengan orang yang memiliki pangkat dan jabatan yang tinggi, jika tiba waktu pensiun pun maka suksesnya akan hilang dan selesai.

Oleh karena itu, Alquran telah menjelaskan konsep sukses yang mendapatkan derajat kemuliaan di hadapan Allah SWT dalam QS At-Taubah ayat 20 :

الَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ أَعْظَمُ دَرَجَةً عِنْدَ اللَّهِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَائِزُونَ

Artinya: Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.

Allah SWT dalam Alquran memberikan penjelasan, orang-orang yang dikatakan sukses dan berhasil serta kebahagiaan dalam hidup apabila:

Memiliki komitmen keimanan, yakni mantap serta kokoh imannya, kuat tauhid dan akidahnya. Inilah modal awal meraih derajat kemuliaan di hadapan Allah SWT dan suksesnya kekal dan abadi.

Editor : Zen Teguh

Halaman : 1 2