Surat Al Mulk Ayat 1-10, Latin, Arti, Tafsir tentang Kekuasaan Allah dan Penyesalan Orang Kafir
وَلِلَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِرَبِّهِمْ عَذَابُ جَهَنَّمَۗ وَبِئْسَ الْمَصِيْرُ - ٦
Walilladziina kafaruu birabbihim 'adzaabu jahannama wa bi,sal mashiir
Arti : Dan orang-orang yang ingkar kepada Tuhannya akan mendapat azab Jahanam. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.
اِذَآ اُلْقُوْا فِيْهَا سَمِعُوْا لَهَا شَهِيْقًا وَّهِيَ تَفُوْرُۙ - ٧
Idzaa ulquu fiihaa sami'uu lahaa syahiiqan wahiya tafuur
Arti : Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu membara,
تَكَادُ تَمَيَّزُ مِنَ الْغَيْظِۗ كُلَّمَآ اُلْقِيَ فِيْهَا فَوْجٌ سَاَلَهُمْ خَزَنَتُهَآ اَلَمْ يَأْتِكُمْ نَذِيْرٌۙ - ٨
Latin : Takaadu tamayyazu minal ghaidhi kullamaa ulqiyaa fiihaa faujun sa alahum khazanatuhaa alam ya.tikum nadziir
Arti : Hampir meledak karena marah. Setiap kali ada sekumpulan (orang-orang kafir) dilemparkan ke dalamnya, penjaga-penjaga (neraka itu) bertanya kepada mereka, “Apakah belum pernah ada orang yang datang memberi peringatan kepadamu (di dunia)?”