Hikmah

Tata Cara Aqiqah Sesuai Sunnah Beserta Pengertiannya

Kastolani · Rabu, 08 Desember 2021 - 20:49:00 WIB
Tata Cara Aqiqah Sesuai Sunnah Beserta Pengertiannya
Tata Cara Aqiqah sesuai sunnah dalam Islam. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Tata Cara Aqiqah sesuai sunnah yakni memotong hewan lalu memasaknya untuk dibagikan ke orang lain, serta mencukur rambut, memberi nama dan mendoakan bayi. 

Aqiqah merupakan perayaan kelahiran bayi atau walimah al maulid sebagai tanda syukur kepada Allah. Hukum aqiqah menurut  jumhur ulama adalah sunnah muakkadah atau sunnah yang sangat diutamakan (semi wajib).

Hal ini sesuai hadits Nabi SAW.

عَنْ قَتَادَةَ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ سَمُرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كُلُّ غُلَامٍ مُرْتَهَنٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ السَّابِعِ وَيُحْلَقُ رَأْسُهُ وَيُسَمَّى

Dari Qatadah dari Al Hasan dari Samrah dari Nabi shallallahu `alaihi wasallam, beliau bersabda: "Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya, maka hendaklah disembelihkan untuknya pada hari ketujuh (dari kelahirannya), dicukur rambutnya dan diberi nama." (HR. Ibnu Majah) [ No. 3165 Maktabatu Al Ma`arif Riyadh] Shahih.

Pengertian Aqiqah

Direktur Rumah Fiqih Indonesia Ustaz Ahmad Sarwat MA dalam bukunya Fiqih Aqiqah (Persepektif Mazhab Syafi'iy) menjelaskan pengertian aqiqah menurut Imam Abu Bakr al-Bakri ad-Dimyati (w. 1310 H) rahimahullah yakni Aqiqah secara bahasa maknanya adalah rambut
yang ada di kepala bayi ketika lahir.

Adapun secara istilah aqiqah adalah hewan yang disembelih untuk sang bayi pada saat rambut bayi tersebut dipotong. Salah satu hikmah adanya syariat aqiqah adalah untuk menampakkan rasa kegembiraaan, kenikmatan dan menyebarkan nasab.

Berikut Tata Cara Aqiqah sesuai Sunnah beserta penjelasannya:

1. Memotong Hewan

Urut-urutan tata cara aqiqah terlebih dulu dengan menyembelih atau memotong hewan akikah. Bagi laki-laki dua ekor kambing dan bagi anak perempuan satu ekor yang persyaratannya sama dengan hewan kurban.

Hewan aqiqah boleh dengan kambing, sapi atau unta. Namun umumnya Muslim di Indonesia memakai hewan kambing untuk aqiqah.

Para ulama madzhab Syafiiy mensunnahkan bagi yang mengaqiqahi anaknya untuk ikut serta hadir menyaksikan proses penyembelihan hewan aqiqah.

Bagi penjagal hewan (penyembelih hewan) untuk membaca basmalah sebelum menyembelih aqiqah. Setelah membaca basmallah, kemudian membaca takbir (Allahu Akbar) dan disunnahkan pula membaca shalawat atas Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: