Tata Cara dan Bacaan Sholat Idul Adha, Ini yang Dibaca di Sela Takbir dan Surah Al Quran yang Disunnahkan

Rilo Pambudi · Rabu, 06 Juli 2022 - 12:25:00 WIB
Tata Cara dan Bacaan Sholat Idul Adha, Ini yang Dibaca di Sela Takbir dan Surah Al Quran yang Disunnahkan
Bacaan sholat Idul Adha (Foto: Garakta Studio)

JAKARTA, iNews.id - Bacaan sholat Idul Adha penting untuk diketahui umat muslim. Seperti diketahui bersama, Hari Raya Idul Adha 2022 yang akan segera tiba.

Umat muslim di seluruh dunia akan merayakan hari besar itu 10 Dzulhijjah 1442 yang jatuh pada 10 Juli 2022. Salah satu ibadah dan keutamaan yang biasa dilakukan saat hari tersebut adalah Sholat Idul Adha.

Menurut mayoritas ulama, hukum sholat Idul Adha adalah sunnah muakkad. Artinya, sunnah yang sangat dianjurkan dan mengikat bagi umat islam.

Sementara pendapat yang lain mengatakan bahwa hukum sholat ied adalah wajib, baik laki-laki atau perempuan yang dalam keadaan mukim. Salah satu dalil dari pendapat tersebut adalah hadits dari Ummu ‘Athiyah, beliau berkata:

أَمَرَنَا – تَعْنِى النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- – أَنْ نُخْرِجَ فِى الْعِيدَيْنِ الْعَوَاتِقَ وَذَوَاتِ الْخُدُورِ وَأَمَرَ الْحُيَّضَ أَنْ يَعْتَزِلْنَ مُصَلَّى الْمُسْلِمِينَ.

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepada kami pada saat shalat ‘ied (Idul Fitri ataupun Idul Adha) agar mengeluarkan para gadis (yang baru beranjak dewasa) dan wanita yang dipingit, begitu pula wanita yang sedang haid. Namun beliau memerintahkan pada wanita yang sedang haid untuk menjauhi tempat shalat.”

Shalat Idul Adha umumnya dilakukan secara berjamaah sebanyak dua rakaat dan dilanjutkan dengan khutbah oleh khatib. Namun ada niat dan bacaan yang berbeda dalam sholat yang dilakukan sebelum ibadah kurban tersebut. 
Perbedaan tersebut terdapat pada niat dan bacaan di sela takbir. Ada juga bacaan surah Al Quran yang disunnahkan ketika pelaksanaan sholat dua rakaat tersebut.

Berikut ini adalah Tata Cara  dan Bacaan sholat Idul Adha:

1. Niat Sholat

Niat dan bacaan sholat Idul Adha bagi imam dan makmum adalah sebagai berikut:

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا للهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan ‘iidil adhaa rok’ataini mustaqbilal qiblati imaman lillaahi ta’aalaa

Artinya: "Aku berniat shalat Idul adha dua rakaat sebagai imam karena Allah ta’ala."

Sementara untuk makmum adalah berikut:

اُصَلِّى سُنُّةً عِيْدِ الْاَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan ‘iidil adha rok’ataini mustaqbilal qiblati ma’muuman lillaahi ta’aalaa

Artinya: "Aku berniat shalat Idul adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah ta’ala."

Editor : Komaruddin Bagja

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda