Hikmah

Zikir Pembuka Rezeki dari Segala Penjuru dan Dipermudah Semua Urusan

Kastolani · Senin, 15 Agustus 2022 - 07:30:00 WIB
Zikir Pembuka Rezeki dari Segala Penjuru dan Dipermudah Semua Urusan
Zikir pembuka rezeki yang perlu diamalkan Muslim agar diberikan keberkahan. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Zikir pembuka rezeki dapat diamalkan Muslim setiap selesai shalat fardhu maupun shalat tahajud dan dhuha. 

Zikir merupakan amalan yang sangat dianjurkan dilakukan tiap Muslim agar selalu mengingat Allah dalam segala keadaan. Dengan berzikir hati menjadi tenang.

Zikir bisa dilakukan dengan lisan maupun dalam hati. Menggabungkan keduanya akan lebih baik karena semakin memantapkan jiwa.

Dalil dianjurkannya zikir disebutkan dalam Alquran, Surat Ar Ra'du Ayat 28. Allah SWT berfirman:

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُۗ

Artinya: (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah.Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. (QS. Ar-Ra'da:28)

Mufasir Ibnu katsir menerangkan maksud ayat di atas adalah hati mereka senang dan tenang berada di sisi Allah, merasa tenteram dengan mengingat-Nya, dan rela kepada-Nya sebagai Pelindung dan Penolong-Nya).

Zikir Pembuka Rezeki

Ada beberapa bacaan zikir pembuka rezeki yang perlu diamalkan Muslim tiap hari baik setelah shalat fardu maupun dalam kegiatan lain yang baik. 

Berikut zikir pembuka rezeki lengkap tulisan Arab, Latin dan Artinya beserta hadits:

1. Membaca Laailaaha illallah

Zikir pembuka rezeki yang perlu diamalkan yakni membaca kalimat tauhid

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِير

Latin: Laailaha Illallah wahdahu laa syarikalahu lahulmulku walahul khamdu wahuwa 'ala kulli syai'in qadiir.

Artinya: Tidak ada ilah (yang berhaq disembah) selain Allah Yang Maha Tunggal tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji dan Dia Maha Kuasa.

Zikir tersebut dianjurkan untuk dibaca 100 kali dalam sehari. Keutamaan membaca zikir tersebut akan mendapat 100 kebaikan dan dijauhkan 100 kali keburukan.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ فِي يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ كَانَتْ لَهُ عَدْلَ عَشْرِ رِقَابٍ وَكُتِبَ لَهُ مِائَةُ حَسَنَةٍ وَمُحِيَتْ عَنْهُ مِائَةُ سَيِّئَةٍ وَكَانَتْ لَهُ حِرْزًا مِنْ الشَّيْطَانِ يَوْمَهُ ذَلِكَ حَتَّى يُمْسِيَ وَلَمْ يَأْتِ أَحَدٌ بِأَفْضَلَ مِمَّا جَاءَ إِلَّا رَجُلٌ عَمِلَ أَكْثَرَ مِنْهُ

Artinya: Dari Abu Hurairah radliallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Barang siapa yang membaca laa ilaaha illallahu wahdahuu laa syariika lahuu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa alaa kulli syaiin qadir Tidak ada ilah (yang berhaq disembah) selain Allah Yang Maha Tunggal tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala puji dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu sebanyak seratus kali dalam sehari, maka baginya mendapatkan pahala seperti membebaskan sepuluh orang budak, ditetapkan baginya seratus hasanah (kebaikan) dan dijauhkan darinya seratus keburukan dan baginya ada perlindungan dari (godaan) setan pada hari itu hingga petang dan tidak ada orang yang lebih baik amalnya dari orang yang membaca doa ini kecuali seseorang yang mengamalkan lebih banyak dari itu." (HR. Bukhari) [No. 6403 Fathul Bari ] Shahih.

2. Membaca Tasbih Subhanallah Wabihamdihi Subhanallahil 'Adzim

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ، سُبْحَانَ اللَّهِ العَظِيم

Subhaanallahi wabihamdihi dan Subhanallahilulazhiim. Zikir ini lazim dibaca tiap habis shalat fardu. Keutamaannya memperberat timbangan amal di hari perhitungan (hisab) dan disukai Allah SWT.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيلَتَانِ فِي الْمِيزَانِ حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ 
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ، سُبْحَانَ اللَّهِ العَظِيم

Dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu alaihi wasallam beliau bersabda: "Dua kalimat ringan dilisan, berat ditimbangan, dan disukai yang Maha Pengasih (Ar Rahman) yaitu Subhanallah wabihamdihi dan Subhaanallahulazhiim" (HR. Bukhari) [No. 6406 Fathul Bari] Shahih.

3. Membaca Laa Ilaaha illallah Al Malikul Haqqul Mubiiin

Zikir pembuka rezeki berikutnya yakni rutin membaca kalimat tauhid. Ulama besar dari hadramaut, Yaman, Habib Umar bin Hafidz memberikan ijazah kepada seluruh umat muslim untuk selalu berzikir kepada Allah, kapan pun dan di mana pun. Berikut lafadz zikir ijazah Habib Umar bin Hafidz.

لَا إِلهَ إِلَّا اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ الْمُبِينُ

Latin: Laa ilaaha illallahu al malikul haqqul mubiiin

Artinya: Tidak ada Tuhan selain Allah, Dialah tuhan yang Mahabenar dan Nyata".

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda