Alasan Sarwendah Kirim Surat Terbuka ke Minola, Lelah Dinarasikan Negatif?
JAKARTA, iNews.id - ArtisSarwendah akhirnya memilih melawan Minola Sebayang, pengacara Ruben Onsu. Bukan tanpa alasan, keputusan tersebut diambil karena ia merasa berbagai narasi yang berkembang mengenai dirinya mulai berdampak kepada anak-anaknya.
Penyataan viral itu Sarwendah sampaikan melalui surat terbuka yang ditujukan kepada Minola Sebayang. Dalam video yang diunggah di Instagram, Rabu (16/9/2026), Sarwendah mengaku selama ini memilih diam. Namun, menurutnya, sikap tersebut justru membuat narasi tentang dirinya terus berkembang.
“Saya bikin video ini karena saya pikir diam adalah pilihan yang terbaik. Tapi diam saya malah dipakai untuk membuat narasi-narasi yang tidak benar,” ujar Sarwendah, dikutip Kamis (17/9/2026).
Bagi Sarwendah, persoalan tersebut tidak lagi hanya menyangkut dirinya dengan Ruben Onsu. Ia menilai apa yang disampaikan di ruang publik turut menyeret anak-anak mereka.
“Karena apa yang Anda lakukan sekarang bukan hanya berdampak kepada saya, tapi juga kepada anak-anak saya,” tegas Sarwendah.
Salah satu hal yang membuat Sarwendah akhirnya angkat bicara adalah narasi mengenai hubungannya dengan anak-anak.
Ia membantah tudingan bahwa dirinya menghalangi Ruben bertemu dengan kedua anak mereka. Sarwendah justru mengatakan sejak awal tidak pernah melarang pertemuan tersebut.
Ia meminta pihak Ruben berkoordinasi mengenai waktu dan tempat. Sarwendah bahkan menyatakan siap membawa anak-anak untuk bertemu ayahnya.
“Kasih tahu sama saya, koordinasi sama saya. Di mana? Jam berapa? Saya bawa anak-anak buat ketemu ayahnya,” kata Sarwendah.
Namun, Sarwendah mengaku justru muncul narasi bahwa dirinya mendoktrin dan memengaruhi anak-anak.
Tudingan tersebut kemudian dibantah keras. Sarwendah bahkan mempersilakan pihak terkait menunjuk psikolog yang kompeten untuk berbicara langsung dengan anak-anak.
Menurut Sarwendah, langkah tersebut bisa menjadi cara untuk mengetahui apakah dirinya benar-benar pernah memengaruhi pandangan anak-anak terhadap Ruben atau tidak.
Sarwendah juga menyinggung sejumlah narasi lain yang menurutnya telah membentuk persepsi negatif terhadap dirinya. Salah satunya terkait video dirinya yang pernah ditampilkan tanpa konteks lengkap.
Ia mengatakan sudah memberikan penjelasan mengenai konteks video tersebut. Namun, Sarwendah mempertanyakan apakah persepsi yang telanjur terbentuk kemudian diluruskan.
Hal serupa ia persoalkan terkait isu tes kesehatan yang ikut mencuat dalam polemik pertemuan Ruben dengan anak-anak.
Sarwendah menegaskan dirinya tidak ingin terus berhadapan dengan narasi yang menurutnya tidak sesuai fakta.
“Tidak perlu Anda memframing saya dengan narasi yang tidak benar. Cukup kasih bukti di pengadilan,” ujarnya.
Pada akhirnya, surat terbuka tersebut menjadi cara Sarwendah menyampaikan batas sikapnya. Ia tak lagi hanya memilih diam ketika polemik antara dirinya dan Ruben mulai menyeret anak-anak.
Editor: Muhammad Sukardi