Aldi Taher Punya Banyak Bisnis dalam Waktu Singkat: Hasil Baca Alquran dan Cium Kaki Ibu
JAKARTA, iNews.id – Artis Aldi Taher buka suara setelah bisnis kuliner miliknya menjadi sorotan di media sosial. Banyak netizen menilai ada yang janggal, karena punya banyak bisnis dalam waktu singkat.
Menanggapi berbagai spekulasi yang bermunculan, Aldi menyebut keberhasilan usahanya merupakan buah dari kerja keras, membaca Alquran, dan berbakti kepada sang ibu. Dia menegaskan, kesuksesan ini bukan karena money laundry atau pencucian uang.
Pernyataan tersebut disampaikan Aldi melalui akun Threads pribadinya. Alih-alih terpancing emosi, Aldi menegaskan seluruh rezeki yang diperolehnya berasal dari usaha yang halal. Dia juga mengungkap alasan di balik semangatnya terus bekerja dan mengembangkan berbagai bisnis makanan dan minuman.
"Bismillah Alhamdulillah hasil baca Alquran, cium kaki ibu (saya bekerja Bismillah untuk merawat ibu sakit stroke 25 Tahun) dan InsyaAllah aku rawat terus aku bahagiain dari hasil dagang burger kopi ayam goreng," tulis Aldi Taher, dikutip Rabu (1/7/2026).
Menurut Aldi, perjuangannya membangun bisnis bukan semata demi mencari keuntungan. Dia ingin terus merawat dan membahagiakan ibunya yang telah berjuang melawan stroke selama 25 tahun.
Tak hanya itu, Aldi juga mengenang perjuangannya saat menghadapi kanker. Dia mengaku bersyukur telah diberi kesembuhan dan meyakini membaca Alquran menjadi salah satu ikhtiar yang memberinya kekuatan menjalani hidup.
"Bismillah dan Alhamdulillah sembuh dari kanker efek baca Alquran (Alquran obat) Insyaallah next kami dimuliakan di alam kubur dan alam selanjutnya Insyaallah," lanjutnya.
Sebelumnya, seorang pengguna Threads menyoroti semakin banyaknya lini bisnis kuliner yang dibuka Aldi Taher. Unggahan tersebut bahkan menyinggung besarnya modal yang digunakan Aldi hingga memunculkan spekulasi mengenai sumber pendanaan bisnisnya.
Meski begitu, hingga kini tudingan yang mengaitkan bisnis Aldi Taher dengan praktik pencucian uang masih sebatas spekulasi di media sosial. Tidak ada bukti maupun keterangan dari aparat penegak hukum yang menunjukkan adanya dugaan tindak pidana tersebut terhadap Aldi Taher.
Editor: Muhammad Sukardi