Anak Bisa Stres Hadapi Covid-19, Yuk Perhatikan Gejalanya

Siska Permata Sari ยท Rabu, 05 Agustus 2020 - 19:21 WIB
Anak Bisa Stres Hadapi Covid-19, Yuk Perhatikan Gejalanya

Anak juga bisa alami stres. (Foto: Boldsky)

JAKARTA, iNews.id - Banyaknya perubahan yang terjadi selama pandemi virus corona (Covid-19) membuat sebagian orang merasa stres. Rasa stres dan cemas tersebut tak hanya dirasakan oleh orang dewasa, sebab anak-anak pun dapat merasakan hal yang sama.

Terlebih di masa pandemi ini, anak-anak harus menjalani masa adaptasi. Mulai dari bersekolah secara daring, hingga tak bisa lagi bermain di luar rumah seperti biasanya untuk mencegah penyebaran virus penyebab Covid-19.

“Permasalahan kesehatan jiwa anak bisa disebabkan oleh berbagai hal. Misalnya, tekanan ekonomi orang dewasa, yang bisa membuat mereka stres. Karena kadangkala ada situasi di mana anak menjadi takut atau cemas karena memikirkan ekonomi orangtuanya,” kata pemerhati kesehatan jiwa anak dari UNICEF Ali Aulia Ramly dalam temu media virtual, Rabu (5/8/2020).

Oleh sebab itu, para orangtua harus peka dan memperhatikan tanda-tanda yang muncul dari sang buah hati.

“Pahami gejalanya, apa yang berbeda dari sebelumnya? Apakah anak misalnya menjadi lebih banyak diam, termenung, kehilangan semangat,” tuturnya.

Selain itu, berikut paparan gejala-gejala yang diungkap oleh Ali Aulia Ramly:

1. Lebih pendiam atau lebih aktif

Anak akan kelihatan berbeda akibat adanya tekanan di masa pandemi ini. Jika anak biasanya aktif, kini menjadi lebih pendiam, suka termenung atau mengurung diri. Tetapi bisa juga sebaliknya, anak menjadi aktif padahal sebelumnya dia cenderung lebih tenang.

2. Mudah marah

Situasi yang sulit atau kurang nyaman untuknya bisa membuat mereka menjadi mudah marah. Padahal, sebelumnya mereka adalah anak yang ceria.

3. Pola tidur berubah

Orangtua juga bisa melihat gejala ini dari melihat jam tidur anak. Apakah setelah pandemi ini anak menjadi lebih banyak tidur atau malah sulit tidur?

4. Kehilangan nafsu makan

Kehilangan nafsu makan juga menjadi tanda bahwa kesehatan jiwa anak terdampak adanya Covid-19. Apalagi jika sebelum pandemi anak cenderung suka makan atau lahap saat menyantap makanan.

5. Lebih mudah sakit

Anak yang sedang stres akan lebih mudah terserang penyakit. Tak hanya anak-anak, hal ini juga berlaku bagi orang dewasa.

“Orangtua memang bisa tertekan karena situasi perubahan sikap anak, lalu anak langsung dihukum. Hindari menghukum anak secara fisik atau merendahkan anak, karena dampaknya akan lebih buruk atau bahkan bisa mempersulit situasi anak,” ujarnya.

Editor : Tuty Ocktaviany