Athalla Naufal Ceritakan Kronologis Detail saat Dikeroyok Orang
JAKARTA, iNews.id - Putra kedua Venna Melinda, Athalla Naufal dikabarkan dikeroyok oleh orang tak dikenal saat menuju jalan pulang. Dia menceritakan kronologis lengkap yang disampaikan di Call Me Mel, Selasa (15/10/2019).
"Jadi aku kebetulan habis pulang dari rumah teman aku Karena paginya ada kerjaan aku harus pulang dan itu sekitar jam 3 subuh. Rumahku kan di daerah Ciganjur, biasanya sih nggak ada apa-apa cuman hari ini agak beda pas aku nyetir sendiri kebetulan ada 3 angkot lagi mangkal di pinggir jalan," ungkap Athalla.
Athalla mulai merasa aneh ketika salah satu dari angkot itu mulai keluar dari barisannya dan mengikutinya di belakang. Awalnya, dia memberikan bahu jalan agar si angkot dapat jalan terlebih dahulu, namun perasaannya semakin tidak enak ketika angkot itu mulai mendekatinya ketika di sekitar Ragunan.
"Dia makin mepet ke mobil aku, terus gara-gara feeling aku nggak enak, aku mencoba lolos, coba ngebut. Awalnya berhasil lolos, terus nggak mikir macam-macam. Jadi ceritanya udah pelan, angkot yang dari tadi di belakang itu tiba-tiba melewati dan berhenti di depan aku ada dua orang langsung keluar dari angkot," ujar Athalla.
Salah seorang dari angkot itu meminta Athalla untuk turun dari mobil sambil memukul mobilnya. Adik Verrell Bramasta yang saat itu penasaran apa tujuan orang-orang ini pun memberanikan diri untuk turun dari mobil dan menanyakan tujuan mereka.
"Pas aku keluar, aku kan pakai hoodie gitu, hoodie aku langsung ditarik, dirobek. Gara-gara reflek, aku tonjok orang itu. Salah satu temannya nonjok aku dari belakang, terus ada satu lagi keluar dari angkot bawa dongkrak gitu," ujarnya.
Ketika suasana semakin memanas, ada beberapa orang yang mengendarai sepeda motor datang membantu Athalla. Pengendara motor itu berusaha melerai Athalla dan orang yang memukulnya. Para pengeroyok itu pun berusaha kabur dan ditahan oleh Athalla untuk dimintai identitas.
"Yang tadi ngeroyok aku mencoba kabur dan aku minta dihadang pengen ngomong. Pas aku keluar ngomong aku minta SIM dan KTP (untuk laporan ke polisi), mereka malah kabur. Tapi sempat foto nomor polisi angkotnya," tuturnya.
Kasus ini sudah dilaporkan ke kantor polisi di Jagakarsa. Modusnya belum diketahui jelas, namun menurut pihak kepolisian tidak bisa digolongkan perampokan. Kini Athalla harus mengunjungi polsek untuk pengembangan kasus dan memberikan bukti serta kesaksian yang diperlukan.
Editor: Adhityo Fajar