Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Youtuber Bigmo Dilaporkan ke Polda Metro gegara Ajak Bocah Promosikan Vape
Advertisement . Scroll to see content

Bigmo Akhirnya Minta Maaf usai Viral Diduga Ajak Anak-Anak Promosikan Vape

Minggu, 02 Agustus 2026 - 08:31:00 WIB
Bigmo Akhirnya Minta Maaf usai Viral Diduga Ajak Anak-Anak Promosikan Vape
Bigmo akhirnya minta maaf usai viral gegara melibatkan anak-anak dalam promosi vape. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – YouTuber Muhammad Jannah alias Bigmo akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada publik setelah menuai kontroversi terkait dugaan melibatkan anak-anak dalam promosi produk rokok elektrik atau vape saat live streaming di YouTube.

Permintaan maaf disampaikan Bigmo melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya. Dalam keterangan unggahan (caption), Bigmo mengakui bahwa insiden tersebut merupakan kesalahannya dan menegaskan tidak ingin menyalahkan pihak lain.

Bigmo mengaku menerima seluruh kritik dan masukan dari masyarakat sebagai bahan evaluasi agar dapat menjadi pribadi yang lebih baik.

"Terima kasih atas ruang, waktu, dan kesempatan yang telah diberikan untuk mendengarkan permintaan maaf saya. Saya menyadari bahwa kejadian ini murni merupakan kesalahan saya," kata Bigmo, dikutip Minggu (2/8/2026). 

"Tidak ada yang ingin saya salahkan selain diri saya sendiri. Saya menerima semua masukan dan kritik sebagai bahan evaluasi agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya," tambahnya.

Ia juga menyebut peristiwa tersebut menjadi pelajaran berharga dan berjanji akan lebih berhati-hati dalam setiap tindakan.

"Peristiwa ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi saya. Saya berkomitmen untuk lebih berhati-hati dalam setiap tindakan dan terus melakukan introspeksi agar kesalahan yang sama tidak terulang kembali," katanya.

Di akhir pernyataannya, Bigmo kembali menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang merasa kecewa maupun dirugikan akibat insiden tersebut.

"Sekali lagi, saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak yang merasa kecewa, terganggu, atau dirugikan atas apa yang telah terjadi," ujar Bigmo.

Ia pun menutup pesannya dengan harapan dapat membuktikan perubahan melalui tindakan nyata.

"Terima kasih atas pengertiannya. Semoga saya bisa membuktikan perubahan melalui tindakan, bukan hanya kata-kata," kata dia.

Permintaan maaf tersebut muncul di tengah bergulirnya proses hukum atas polemik yang menyeret namanya. 

Ya, sejumlah advokat diketahui telah mengajukan Pengaduan Masyarakat (Dumas) ke Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Metro Jaya terkait dugaan pelibatan anak di bawah umur dalam promosi produk vape saat live streaming.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan bahwa pengaduan tersebut telah diterima dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Polisi tengah mengidentifikasi anak yang diduga menjadi korban serta mendalami peristiwa yang dilaporkan.

Sebelumnya, nama Bigmo menjadi sorotan setelah cuplikan live streaming YouTube yang menampilkan dirinya bersama sejumlah anak viral di media sosial. Dalam video tersebut, terdengar seseorang menanyakan 'liquid nomor satu', kemudian Bigmo menimpali dengan pertanyaan serupa sebelum anak-anak bersama beberapa orang dewasa menyebut nama salah satu merek liquid vape.

Cuplikan video tersebut memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan. Sejumlah kreator konten, tenaga kesehatan, hingga warganet mengecam dugaan pelibatan anak di bawah umur dalam promosi produk vape. 

Desakan juga sempat diarahkan kepada Kementerian Kesehatan, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) agar segera mengambil langkah atas kasus tersebut.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut