Bobon Santoso Sentil Willie Salim usai Ngonten Masak Besar di Palembang: Jangan Niru Gua!
Bobon menambahkan, "Ini (masak besar) beneran gak bisa main-main. Bayangin, kuali tanpa pengawasan kita tiba-tiba 'diisengi orang', hal terburuk ditetesin racun. Habis sudah kita. Kita bertanggung jawab penuh dari mulai hingga selesai, bukan ditinggal begitu saja!"
Dia pun menegaskan bahwa yang namanya masak besar itu butuh waktu dan tenaga yang besar juga. Jadi, banyak sekali faktor yang memengaruhi kesuksesan acara masak besar. Belum lagi bicara soal teknik mengeksekusi masakan supaya sesuai prosedur.
Di bagian akhir pernyataan, Bobon bilang, "Kasih tahu dia (Willie Salim), gak usah niru-niru gua. Minimal latihan dulu 3 bulan masak di Papua, baru gua ladenin."
Sebagai informasi, pada Selasa (18/3/2025) Willie Salim menyelenggarakan kegiatan masak besar di Palembang, tepatnya di Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang, Sumatera Selatan. Dia memasak 200 kilogram daging sapi menjadi menu rendang.
Sayangnya, niat baik untuk berbagi kepada masyarakat Palembang berujung viral. Daging yang seharusnya dibagikan secara rata dan adil, ludes diambil masyarakat tanpa pengawasan Willie Salim, karena dia sempat meninggalkan lokasi masak besar.
Willie Salim pun meminta maaf atas kejadian tersebut, terlebih kini muncul opini masyarakat menyebutkan warga Palembang dicap maling. Willie menegaskan, apa yang terjadi di Palembang sepenuhnya salah dia.
Willie pun menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut. Dia menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran berharga, sehingga akan menjadi perbaikan untuk dirinya sendiri agar lebih maksimal dalam melakukan masak besar.
Editor: Muhammad Sukardi