Bukan karena Raffi Ahmad! Ini Awal Mula Jerome Polin Dikenal Publik
Jerome kemudian mengembangkan Nihongo Mantappu bersama temannya, Kevin Sendouw. Pada tahap awal, konten mereka berfokus pada pembelajaran bahasa Jepang. Seiring waktu, materi yang dibagikan semakin beragam, mulai dari matematika, budaya Jepang, hingga kehidupan mahasiswa Indonesia di Negeri Sakura.
Jerome yang saat itu menempuh pendidikan Matematika Terapan di Waseda University, Tokyo, juga mulai membagikan kesehariannya sebagai mahasiswa. Konten tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena memperlihatkan pengalaman belajar, pergaulan, serta kehidupan di Jepang dari sudut pandang mahasiswa Indonesia.
Dalam perjalanannya, Jerome kemudian mengajak tiga sahabatnya di Jepang, yakni Ryoma Otsuka, Tomohiro Yamashita, dan Yusuke Sakazaki, untuk membuat konten bersama. Mereka dikenal dengan nama Waseda Boys.
Kehadiran Waseda Boys membuat konten Nihongo Mantappu semakin berwarna. Tidak hanya menyajikan edukasi, Jerome juga menghadirkan video hiburan, perjalanan ke berbagai tempat, hingga interaksi bersama teman-temannya di Jepang.
Perlahan, kanal tersebut mendapatkan perhatian lebih luas. Jerome pernah mengungkapkan bahwa pada Agustus 2018, jumlah pelanggan kanal YouTube-nya masih berkisar 10 ribu hingga 20 ribu. Artinya, popularitas yang diraihnya tidak datang secara instan.