Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Asap Karhutla Ancam Samarinda, Borneo FC Umumkan Kabar Baik
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Daniel Mananta Isi Acara di Tengah Dampak Karhutla, Kaget Cium Bau Asap di Palembang

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:30:00 WIB
Cerita Daniel Mananta Isi Acara di Tengah Dampak Karhutla, Kaget Cium Bau Asap di Palembang
Daniel Mananta menceritakan pengalamannya berada di tengah dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat berkunjung ke Palembang, Sumatera Selatan. (Foto: Instagram Daniel Mananta)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presenter Daniel Mananta menceritakan pengalamannya berada di tengah dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat berkunjung ke Palembang, Sumatera Selatan. Dia mengaku terkejut mencium bau asap pekat ketika keluar dari hotel tempatnya menginap.

Pengalaman tersebut membuat Daniel menyoroti persoalan karhutla dan polusi udara yang masih menjadi ancaman bagi masyarakat. Menurutnya, kualitas udara yang buruk tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga berdampak pada kenyamanan saat berolahraga di luar ruangan.

Sebagai pegiat olahraga lari, Daniel mengaku merasakan langsung sulitnya beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang bersih. Dia menilai persoalan polusi udara bukan hanya menjadi masalah individu, melainkan ancaman yang perlu mendapat perhatian bersama.

"Dengan saya sendiri adalah pelari, saya suka banget lari, tapi sayangnya udara jadi agak sesak gitu, eh untuk saya lari gitu di luar. Jadi ya ini problem bukan, bukan cuma problem satu atau dua orang aja, tapi ini bener-bener problem buat kita semua," ujar Daniel Mananta saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Dia berharap pemerintah mengambil langkah lebih tegas untuk menangani karhutla dan dampaknya terhadap kualitas udara. Persoalan tersebut membutuhkan perhatian serius agar masyarakat tidak terus-menerus terpapar asap.

"Begitu keluar dari hotel, itu bau asep banget. Jadi, gua kayak... dan ternyata mereka udah mengalami itu selama dua atau tiga minggu terakhir. Jadi, I think again, gua berharap banget pemerintah bisa lebih tegas lagi dalam... dalam menghadapi situasi ini sih," katanya.

Di tengah persoalan karhutla dan polusi udara, Daniel mengajak masyarakat untuk menjaga optimisme. Dia berharap publik tidak hanya menyampaikan keluhan atau komentar negatif, tetapi turut memberikan dukungan dan semangat bagi sesama.

Suami Viola Maria tersebut meyakini masyarakat Indonesia memiliki kemampuan untuk bertahan menghadapi berbagai situasi sulit. Karena itu, dia mengajak publik menyebarkan pesan positif dan mendoakan kondisi bangsa agar menjadi lebih baik.

"Jadi, sebisa mungkin, kita ngomong sesuatu yang positif. Justru, gua tau keadaan kita lagi seperti ini, tapi yuk, gua yakin banget, Indonesia itu dari dulu sampai sekarang, kita semua itu survivors. Jadi, itu yang keluar dari mulut kita itu positif dan menyemangati," katanya.

Daniel berharap semangat untuk saling menguatkan dapat terus tumbuh di tengah berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Namun, dia juga menyoroti pentingnya langkah nyata untuk mengatasi karhutla dan memperbaiki kualitas udara agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan lebih nyaman.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut