Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Imbas Kasus Penggelapan Pajak, Video Promosi Militer Dibintangi Cha Eun Woo Dihapus
Advertisement . Scroll to see content

Cha Eun Woo Kehilangan Sejumlah Endorsement Buntut Kasus Penggelapan Pajak

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:45:00 WIB
Cha Eun Woo Kehilangan Sejumlah Endorsement Buntut Kasus Penggelapan Pajak
Sejumlah brand dilaporkan mulai menarik atau menyesuaikan materi promosi yang menampilkan Cha Eun Woo, seiring meningkatnya sentimen negatif di ruang publik. (Foto:
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Dugaan kasus penggelapan pajak yang menyeret nama aktor sekaligus idol K-Pop Cha Eun Woo mulai berdampak luas. Tak hanya mencoreng reputasi, kasus bernilai fantastis lebih dari 20 miliar won tersebut juga memukul kerja sama endorsement sang bintang dengan sejumlah brand ternama.

Sorotan publik terhadap kasus ini membuat beberapa merek fashion memilih menjaga jarak. Sejumlah brand dilaporkan mulai menarik atau menyesuaikan materi promosi yang menampilkan Cha Eun Woo, seiring meningkatnya sentimen negatif di ruang publik.

Salah satu langkah paling nyata datang dari brand fashion Marithe Francois Girbaud. Merek asal Prancis tersebut mengubah seluruh konten promosi yang menampilkan Cha Eun Woo menjadi private di kanal YouTube serta media resmi mereka.

Alhasil, publik kini tidak lagi bisa mengakses video maupun materi visual yang menampilkan sang aktor. Langkah cepat ini dilakukan hanya beberapa jam setelah Cha Eun Woo mengunggah pernyataan permintaan maaf secara terbuka pada Senin (26/1/2026).

Meski pihak Marithe Francois Girbaud belum mengeluarkan pernyataan resmi, penghapusan konten yang berdekatan dengan pernyataan Cha Eun Woo memicu spekulasi kuat terkait berakhirnya kerja sama endorsement keduanya. Padahal, brand tersebut baru menunjuk Cha Eun Woo sebagai model pada Maret tahun lalu.

Menariknya, sebelumnya pihak brand sempat menyatakan tidak berencana menghapus konten promosi yang menampilkan Cha Eun Woo. Namun, perkembangan opini publik dan tekanan sentimen negatif diduga membuat mereka mengubah sikap.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut