Debut Jadi Sutradara di Thailand, Gandhi Fernando Langsung Cetak Prestasi Global!
"Jujur saya nggak pernah menyangka debut saya sebagai sutradara di Thailand bisa langsung menempati posisi nomor satu di ranking global iQIYI Shorts. Empat tahun lalu saya mulai belajar bahasa Thailand dari nol, dan sekarang karya yang saya tulis dan sutradarai bisa ditonton secara internasional," kata Gandhi Fernando dalam keterangannya, Jumat (16/10/2026).
Keputusan Gandhi mempelajari bahasa Thailand selama bertahun-tahun menjadi salah satu bekal untuk memasuki industri hiburan setempat. Kemampuan tersebut membantunya berkomunikasi selama proses produksi, termasuk ketika mengarahkan para aktor lokal menggunakan bahasa Thailand.
Tantangan yang dihadapi bukan hanya soal bahasa. Bekerja di industri hiburan negara lain juga menuntut adaptasi terhadap budaya kerja dan proses kreatif yang berbeda. Dalam produksi Badminton Boys, Gandhi menjalani peran ganda sebagai penulis sekaligus sutradara, dengan tanggung jawab menerjemahkan cerita ke dalam sebuah tayangan serial.
Pencapaian di iQIYI Shorts Global Ranking pun memiliki makna tersendiri bagi Gandhi. Dia menilai kesempatan berkarya di luar negeri dapat membuka ruang lebih luas bagi sineas Indonesia untuk menunjukkan kemampuan mereka di tingkat internasional.
"Buat saya ini bukan cuma soal ranking, tapi pembuktian bahwa sineas Indonesia juga bisa berkarya dan bersaing di industri hiburan negara lain," ujarnya.