Dianggap Mahal, Ternyata Gunakan Jasa Arsitek Bisa Jadi Efisiensi Budget

Arif Budianto ยท Rabu, 18 Mei 2022 - 19:27:00 WIB
Dianggap Mahal, Ternyata Gunakan Jasa Arsitek Bisa Jadi Efisiensi Budget
Gerrits Bonardo pada acara Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia. (Foto: YouTube)

JAKARTA, iNews.id - Selama ini banyak anggapan menggunakan jasa arsitek untuk membangun rumah tinggal akan memakan biaya yang cukup besar. Padahal, menggunakan jasa arsitek untuk mendesain rumah justru bisa lebih mengefisienkan anggaran. 

Hal tersebut disampaikan salah seorang arsitek Gerrits Bonardo pada acara Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia dengan tema Tips Desain Bangunan Ideal Ala Arsitek di YouTube Partai Perindo, Rabu (18/5/2022). 

Pada podcast berdurasi sekitar satu jam itu, dibahas cukup gamblang terkait tips membangun rumah dan bocoran menggunakan jasa arsitek. 

"Pakai arsitek jauh lebih murah ketimbang hanya bangun sambil jalan. Karena penggunaan dana lebih ter-menage. Keinginan dari pemilik rumah juga bisa tercapai," kata Gerrits Bonardo. 

Dia mengakui, saat ini cukup banyak aplikasi yang mengandung seseorang membuat rumah menggunakan handphone. Tapi, pada dasarnya membangun rumah tak sekadar membuat petak ruang, banyak hal yang mesti dihitung. 

"Kalau kami arsitek, kami menghitung semua. Seperti jarak kamar tidur ke WC dan lainnya. Bagaimana pencahayaannya, layaknya tidaknya," kata dia. 

Dengan penghitungan sejak awal secara cermat, justru akan mengefisienkan budget. Berbeda jika bangun tanpa perencanaan, jika ada kesalahan akan double budget. 

"Kami bisa prediksi biaya bangunan yang akan dikeluarkan. Jangan pikiran artistik mahal. Kita ada aturannya dan Asosiasinya. Biaya arsitek tidak lebih dari 10 persen dari nilai konstruksi," ujarnya. 

Lebih jauh Gerrits Bonardo menjelaskan, syarat sebuah bangunan adalah tercapai tidaknya tujuan dari pemilik. Kemudian nyaman atau tidak ditinggali. Baru unsur lainnya seperti pencahayaan, antisipasi kebakaran, dan lainnya. Jika tujuan pemilik tercapai, maka desain sebuah rumah dianggap berhasil. 

Editor : Dyah Ayu Pamela

Bagikan Artikel: